Harga Avtur Naik Mulai September 2026 di 10 Bandara Utama
PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga avtur di sepuluh bandara terbesar Indonesia mulai 1 September 2026, dengan kenaikan bervariasi antara 6,5% hingga 10,6% tergantung lokasi.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 11.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Penyesuaian harga bahan bakar pesawat (avtur) oleh PT Pertamina Patra Niaga mulai berlaku efektif 1 September 2026, menandai kenaikan harga di sejumlah terminal bahan bakar penerbangan (AFT) utama di Indonesia. Kenaikan ini mencerminkan penyesuaian terhadap fluktuasi harga global dan biaya operasional yang terus meningkat, terutama di wilayah strategis seperti Jakarta, Bali, dan Makassar.
Di Bandara Soekarno-Hatta (CGK), harga avtur naik dari Rp21.102 per liter pada Agustus 2026 menjadi Rp22.471 per liter. Sementara di Bandara Ngurah Rai (DPS), kenaikan terjadi dari Rp21.926 menjadi Rp22.471 per liter, menunjukkan penyesuaian yang seragam di beberapa titik. Perubahan harga ini berlaku untuk seluruh penerbangan domestik pada periode 1 hingga 30 September 2026.
Bandara dengan kenaikan paling signifikan tercatat di Bandara Sultan Hasanuddin (UPG) Makassar, yang naik dari Rp21.948 menjadi Rp23.373 per liter, menyentuh kenaikan sebesar 6,5%. Di sisi lain, Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) Jakarta mencatat kenaikan terbesar, yaitu dari Rp21.981 menjadi Rp23.406 per liter. Sementara Bandara Juanda (SUB) Surabaya dan Balikpapan (BPN) sama-sama mengalami kenaikan dari Rp21.825 menjadi Rp23.239 per liter.
Peningkatan harga juga terjadi di Bandara Ahmad Yani (SRG) Semarang, Yogyakarta International (YIA), Kualanamu (KNO), dan Sultan Mahmud Badaruddin II (PLM), dengan kenaikan berkisar antara 6,5% hingga 10,6%. Seluruh penyesuaian ini telah diumumkan melalui laman resmi Pertamina dan menjadi acuan operasional bagi maskapai penerbangan domestik.
Pertamina menegaskan bahwa kenaikan harga avtur bertujuan untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas pasokan bahan bakar penerbangan secara nasional, sekaligus menyesuaikan dengan dinamika pasar global. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari kebijakan manajemen risiko operasional dan keuangan dalam menjaga kualitas layanan di sektor transportasi udara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Program Pengawal Energi 2026 Siap Perkuat Penyaluran BBM di 3.679 SPBU
Pemerintah meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk meningkatkan pengawasan distribusi BBM bersubsidi dan penugasan di seluruh Indonesia melalui penempatan petugas berintegritas.
25 Oktober 2026

Data Center Skala Besar Diminta Mandiri Energi dan Air
Proyek data center besar di Indonesia, terutama yang mendukung kecerdasan buatan, diminta membangun sumber energi dan sistem air mandiri untuk menjaga keseimbangan pasokan nasional.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Pertunjukan kolosal Gandrung Sewu 2026 digelar malam hari di Pantai Marina Boom dengan konsep glow in the dark, menggabungkan seni tradisi dan teknologi modern untuk menarik generasi muda.
25 Oktober 2026

Program Pengawal Energi 2026 Diluncurkan untuk Perkuat Pengawasan BBM
Pemerintah resmi meluncurkan Program Pengawal Energi 2026 untuk memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi dan penugasan di 3.679 SPBU melalui pemberdayaan putra-putri daerah.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

