Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Harga Ikan Ditetapkan Pemerintah, Nelayan Diharapkan Lebih Makmur

Pemerintah siap terapkan harga acuan untuk ikan, meniru model beras dan gabah, demi tingkatkan kesejahteraan nelayan dan perkuat rantai pasok.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 17.48 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 63x dibuka
Harga Ikan Ditetapkan Pemerintah, Nelayan Diharapkan Lebih Makmur📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah tengah mempertimbangkan penerapan harga acuan untuk beberapa jenis ikan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperbaiki kualitas hasil tangkapan. Mekanisme serupa yang telah diterapkan pada beras dan gabah, di mana harga ditetapkan secara nasional, menjadi acuan utama dalam perencanaan ini. Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa diskusi mendalam sedang berlangsung untuk menentukan jenis ikan dan batas harga yang akan diatur secara nasional.

Langkah ini bertujuan menjamin nilai tukar yang lebih stabil bagi nelayan, sekaligus mendorong peningkatan produksi dan kualitas ikan secara berkelanjutan. Dalam forum yang digelar di Jakarta, Zulhas menyampaikan bahwa penetapan harga akan dilakukan secara bertahap, dengan fokus pada ikan komoditas utama yang memiliki potensi pasokan besar dan permintaan tinggi di pasar dalam negeri.

Sejalan dengan itu, program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) akan diperkuat sebagai penghubung antara hasil tangkapan dengan pasar, khususnya dalam penyediaan ikan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Untuk memastikan kelancaran operasional, pemerintah akan membangun infrastruktur pendukung seperti cold storage, pabrik es, dermaga, tempat pelelangan ikan, serta Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

Keterlibatan KNMP dalam rantai pasok diharapkan mampu mengurangi kerugian pasca panen dan meningkatkan efisiensi distribusi. Zulhas menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dan investasi dalam metode penangkapan yang berkelanjutan serta pemanfaatan teknologi modern. Meski anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan telah dialokasikan, detail teknis seperti daftar ikan yang diatur, mekanisme penetapan harga, dan skema pembelian masih dalam proses finalisasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya