Harga Ikan Ditetapkan Pemerintah, Nelayan Diharapkan Lebih Makmur
Pemerintah siap terapkan harga acuan untuk ikan, meniru model beras dan gabah, demi tingkatkan kesejahteraan nelayan dan perkuat rantai pasok.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 17.48 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 63x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah tengah mempertimbangkan penerapan harga acuan untuk beberapa jenis ikan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperbaiki kualitas hasil tangkapan. Mekanisme serupa yang telah diterapkan pada beras dan gabah, di mana harga ditetapkan secara nasional, menjadi acuan utama dalam perencanaan ini. Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa diskusi mendalam sedang berlangsung untuk menentukan jenis ikan dan batas harga yang akan diatur secara nasional.
Langkah ini bertujuan menjamin nilai tukar yang lebih stabil bagi nelayan, sekaligus mendorong peningkatan produksi dan kualitas ikan secara berkelanjutan. Dalam forum yang digelar di Jakarta, Zulhas menyampaikan bahwa penetapan harga akan dilakukan secara bertahap, dengan fokus pada ikan komoditas utama yang memiliki potensi pasokan besar dan permintaan tinggi di pasar dalam negeri.
Sejalan dengan itu, program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) akan diperkuat sebagai penghubung antara hasil tangkapan dengan pasar, khususnya dalam penyediaan ikan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Untuk memastikan kelancaran operasional, pemerintah akan membangun infrastruktur pendukung seperti cold storage, pabrik es, dermaga, tempat pelelangan ikan, serta Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).
Keterlibatan KNMP dalam rantai pasok diharapkan mampu mengurangi kerugian pasca panen dan meningkatkan efisiensi distribusi. Zulhas menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dan investasi dalam metode penangkapan yang berkelanjutan serta pemanfaatan teknologi modern. Meski anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan telah dialokasikan, detail teknis seperti daftar ikan yang diatur, mekanisme penetapan harga, dan skema pembelian masih dalam proses finalisasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Transmart Gelar Full Day Sale, Diskon Elektronik Hingga Jutaan Rupiah
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

BI Siapkan Insentif Kredit untuk Sektor Baru Prioritas
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.22 WITA

