Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Hindari 5 Kombinasi Buah Ini agar Pencernaan Tak Terganggu

Ahli gizi menyarankan menghindari lima kombinasi buah tertentu karena dapat memicu kembung, gangguan pencernaan, dan ketidaknyamanan perut akibat perbedaan kecepatan pencernaan dan pH lambung.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 12.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Hindari 5 Kombinasi Buah Ini agar Pencernaan Tak Terganggu
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penggabungan buah dalam satu santapan seperti salad atau smoothie kerap dianggap sehat, namun tidak semua kombinasi aman bagi sistem pencernaan. Menurut dokter ahli gizi dari Vietnam Institute of Applied Medicine, Toan Thi Ngoc Anh, perbedaan karakteristik buah dapat mengganggu proses pencernaan jika dikonsumsi bersamaan. Setiap jenis buah memiliki kecepatan pencernaan dan kondisi pH lambung yang berbeda, sehingga menggabungkannya secara tidak kompatibel bisa menyebabkan fermentasi, kembung, dan rasa tidak nyaman.

Salah satu kombinasi yang perlu dihindari adalah melon dengan buah lain. Melon, bersama semangka, memiliki kandungan air tinggi yang dicerna sangat cepat. Ketika dikonsumsi bersama buah lain yang lebih lambat, melon bisa mengendap dan fermentasi di lambung, menyebabkan kembung. Selain itu, enzim alami dalam melon dapat bertentangan dengan proses pencernaan buah lain, memperparah ketidaknyamanan. Anh menyarankan agar melon dikonsumsi terpisah, minimal 30 menit sebelum atau sesudah makan buah lain.

Kombinasi lain yang tidak disarankan adalah buah bertepung seperti pisang dengan buah kaya protein seperti jambu, alpukat, atau kiwi. Kedua jenis buah ini membutuhkan enzim pencernaan berbeda secara bersamaan, sehingga memperlambat proses dan berisiko menimbulkan kembung. Sama halnya dengan buah asam seperti jeruk, stroberi, atau apel yang dikonsumsi bersama buah manis seperti anggur atau pisang. Perubahan pH lambung yang tiba-tiba dapat menyebabkan mual, asidosis ringan, hingga kelelahan.

Pepaya dan lemon juga tidak disarankan dikonsumsi bersamaan karena dapat mengganggu keseimbangan hemoglobin, berisiko menyebabkan anemia. Pada anak-anak dengan sistem pencernaan yang belum matang, kombinasi ini bisa memicu gangguan metabolisme atau reaksi alergi. Selain itu, mencampur buah dan sayuran dalam satu piring salad juga perlu diwaspadai. Buah yang tinggi gula alami dan sayuran dengan serat tak larut akan memperlambat pencernaan secara keseluruhan, mengurangi penyerapan nutrisi.

Anh menekankan pentingnya memperhatikan porsi dan waktu konsumsi buah. Mengonsumsi banyak buah dalam waktu singkat dapat membebani lambung karena tingginya kandungan gula dan serat. Sebaiknya buah dikonsumsi 1–2 jam sebelum atau sesudah makan utama untuk memaksimalkan penyerapan nutrisi dan menjaga kesehatan pencernaan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya