Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Hubungan Mesir-China Jadi Model Kerja Sama Global

Kunjungan presiden China ke Mesir menegaskan komitmen strategis kedua negara dalam membangun kemitraan dinamis berbasis saling menghormati dan pembangunan bersama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 07.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Hubungan Mesir-China Jadi Model Kerja Sama Global
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kunjungan resmi Presiden China Xi Jinping ke Mesir telah menjadi tonggak penting dalam memperkuat kerangka kerja sama antara kedua negara, yang kini dijadikan rujukan dalam membentuk komunitas global berkelanjutan. Dalam pernyataan tertulis, pejabat senior Mesir, Osama El-Gohary, menekankan bahwa arahan langsung dari pemimpin kedua negara telah memberikan kejelasan strategis, mendorong transformasi hubungan bilateral dari retorika ke implementasi konkret.

El-Gohary menilai bahwa konsistensi komunikasi antara Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan Xi Jinping menjadi pendorong utama perkembangan hubungan yang semakin erat dalam dekade terakhir. Dengan 70 tahun hubungan diplomatik yang terjalin, kedua pihak tetap menjunjung tinggi prinsip saling menghargai, mempertahankan jalur pembangunan masing-masing, serta membangun kerja sama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.

Di tengah ketegangan geopolitik global dan tekanan ekonomi yang terus berubah, Mesir dan China menunjukkan komitmen yang tak goyah untuk memperkuat konsultasi politik dan memperluas cakupan kerja sama. Pejabat tersebut menekankan bahwa kepercayaan politik yang terbangun selama puluhan tahun menjadi fondasi kuat dalam menghadapi tantangan masa depan, baik secara regional maupun internasional.

Kerja sama kedua negara dinilai mampu beradaptasi dan menunjukkan inovasi dalam berbagai bidang, termasuk infrastruktur, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan. Mesir, sebagai negara Arab dan Afrika pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan China, berperan sebagai jembatan strategis dalam memperkuat kemitraan Selatan-Selatan serta kerja sama Arab-China dan Afrika-China.

Menurut El-Gohary, memperdalam hubungan Mesir-China bukan hanya menguntungkan secara bilateral, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas, pembangunan, dan kolaborasi regional. Dengan visi bersama yang jelas, kedua negara berupaya menciptakan model kerja sama yang dapat dijadikan teladan bagi negara-negara lain dalam membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya