Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Hyundai Ioniq 5: Waspadai Risiko Parkir Paralel

Pengguna Hyundai Ioniq 5 diimbau berhati-hati saat parkir paralel karena potensi gangguan sistem kelistrikan jika prosedur tidak diikuti dengan benar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 00.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Hyundai Ioniq 5: Waspadai Risiko Parkir Paralel
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang pemilik Hyundai Ioniq 5 mengungkapkan pengalaman tak terduga saat mencoba memarkir kendaraannya secara paralel, yang berujung pada kendala teknis dan ketidakpuasan terhadap layanan purna jual. Dalam rekaman video yang tersebar luas, ia menjelaskan bahwa sebelumnya sempat memeriksa informasi di berbagai platform digital, termasuk TikTok, yang menyebutkan bahwa parkir paralel aman dilakukan. Namun, setelah menemui masalah, ia menemukan bahwa pihak resmi Hyundai justru tidak menyarankan metode tersebut.

Ketika mengecek langsung ke bengkel resmi, teknisi menyatakan secara tegas bahwa parkir paralel tidak direkomendasikan karena berpotensi menimbulkan risiko pada sistem kelistrikan dan komponen pendukung lainnya. Alasannya, saat mobil diparkir secara paralel, sejumlah sistem tetap aktif meskipun mesin dimatikan, termasuk sistem pengiriman data posisi kendaraan yang terus berjalan. Hal ini dapat menimbulkan beban tak terduga pada baterai dan kontrol elektronik.

Untuk memastikan keamanan dan kinerja optimal, Hyundai memberikan panduan spesifik bagi pengguna Ioniq 5 yang ingin melakukan parkir paralel. Prosedur tersebut mencakup tiga langkah utama: pertama, nyalakan kendaraan terlebih dahulu agar sistem shifter dan rem tangan berfungsi; kedua, matikan rem tangan dan pastikan indikatornya padam; ketiga, pindahkan transmisi ke posisi N sambil menekan tombol power secara bersamaan untuk mematikan mesin.

Kejadian ini menyoroti pentingnya pemahaman mendalam terhadap prosedur penggunaan kendaraan listrik canggih, terutama untuk model seperti Ioniq 5 yang memiliki sistem operasional kompleks. Tanpa mengikuti aturan teknis, pengguna berpotensi merusak komponen vital atau memperpendek masa pakai kendaraan. Pihak produsen menekankan bahwa penggunaan yang sesuai dengan panduan resmi adalah kunci menjaga performa jangka panjang dan keamanan berkendara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya