Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Diproyeksi Melemah di Awal Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan mengalami koreksi awal pekan ini dengan rentang pergerakan antara 6.476 hingga 6.755.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 11.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
IHSG Diproyeksi Melemah di Awal Pekan
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengalami tekanan penurunan pada perdagangan Senin (7/9), menyusul kenaikan signifikan pekan sebelumnya yang didorong oleh volume beli yang tinggi. Meski menguat pada akhir pekan lalu, para analis memperingatkan potensi koreksi menyusul kondisi pasar yang mulai menunjukkan tanda kelelahan. Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas menilai indeks berada di tahap akhir gelombang kenaikan, sehingga rentan terhadap penurunan ke area 6.578 hingga 6.626 sebagai zona koreksi terburuk.

Dalam proyeksi teknikal, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 6.561 hingga 6.476 dan resistance 6.705 hingga 6.755. Untuk mengantisipasi volatilitas, analis merekomendasikan sejumlah saham, termasuk AMRT, ELSA, SSMS, dan INDY, sebagai alternatif strategi investasi jangka pendek. Pergerakan indeks yang telah menutup gap dan menjauh dari moving average 20 hari (SMA-20) juga memperbesar kemungkinan koreksi teknis.

Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas menegaskan bahwa koreksi berpotensi terjadi untuk menguji level SMA-20 serta support kedua di posisi 6.496. Ia memperkirakan indeks akan bergerak antara 6.569 hingga 6.230 sebagai support utama, dengan resistensi di kisaran 6.836 hingga 7.071. Rekomendasi saham dari pihak ini meliputi MDKA, MEDC, dan PGEO, sebagai instrumen yang dinilai memiliki potensi rebound dalam kondisi pasar yang menurun.

Pada penutupan perdagangan Jumat (4/9), IHSG berada di level 6.636, turun 31,41 poin atau 0,47 persen dari penutupan sebelumnya. Transaksi pasar mencapai Rp15,03 triliun dengan volume perdagangan mencapai 35,79 miliar saham. Dari total saham yang diperdagangkan, 256 menguat, 363 terkoreksi, dan 172 stagnan. Data ini menunjukkan dominasi penurunan di pasar, mengindikasikan sentimen netral hingga sedikit negatif menjelang awal pekan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya