IHSG Diproyeksi Melemah di Awal Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan mengalami koreksi awal pekan ini dengan rentang pergerakan antara 6.476 hingga 6.755.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 11.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengalami tekanan penurunan pada perdagangan Senin (7/9), menyusul kenaikan signifikan pekan sebelumnya yang didorong oleh volume beli yang tinggi. Meski menguat pada akhir pekan lalu, para analis memperingatkan potensi koreksi menyusul kondisi pasar yang mulai menunjukkan tanda kelelahan. Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas menilai indeks berada di tahap akhir gelombang kenaikan, sehingga rentan terhadap penurunan ke area 6.578 hingga 6.626 sebagai zona koreksi terburuk.
Dalam proyeksi teknikal, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 6.561 hingga 6.476 dan resistance 6.705 hingga 6.755. Untuk mengantisipasi volatilitas, analis merekomendasikan sejumlah saham, termasuk AMRT, ELSA, SSMS, dan INDY, sebagai alternatif strategi investasi jangka pendek. Pergerakan indeks yang telah menutup gap dan menjauh dari moving average 20 hari (SMA-20) juga memperbesar kemungkinan koreksi teknis.
Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas menegaskan bahwa koreksi berpotensi terjadi untuk menguji level SMA-20 serta support kedua di posisi 6.496. Ia memperkirakan indeks akan bergerak antara 6.569 hingga 6.230 sebagai support utama, dengan resistensi di kisaran 6.836 hingga 7.071. Rekomendasi saham dari pihak ini meliputi MDKA, MEDC, dan PGEO, sebagai instrumen yang dinilai memiliki potensi rebound dalam kondisi pasar yang menurun.
Pada penutupan perdagangan Jumat (4/9), IHSG berada di level 6.636, turun 31,41 poin atau 0,47 persen dari penutupan sebelumnya. Transaksi pasar mencapai Rp15,03 triliun dengan volume perdagangan mencapai 35,79 miliar saham. Dari total saham yang diperdagangkan, 256 menguat, 363 terkoreksi, dan 172 stagnan. Data ini menunjukkan dominasi penurunan di pasar, mengindikasikan sentimen netral hingga sedikit negatif menjelang awal pekan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


