IHSG Melemah ke 6.147 Pasca Penyesuaian Batas Minimum Saham
Indeks Harga Saham Gabungan turun 1,51% ke level 6.147 pada penutupan perdagangan Senin, dipengaruhi aksi profit taking dan kebijakan baru terkait batas minimum transaksi saham.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 17.53 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di posisi 6.147 pada akhir perdagangan Senin (28/9), menunjukkan penurunan sebesar 94,03 poin atau 1,51% dibandingkan penutupan sebelumnya. Gerakan negatif ini tercermin dari aktivitas pasar yang menunjukkan tekanan jual di sejumlah emiten, terutama di sektor teknologi yang menjadi pendorong utama penurunan.
Total nilai transaksi mencapai Rp12,56 triliun dengan volume perdagangan mencapai 37,24 miliar saham. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 180 menguat, 532 terkoreksi, dan 81 berada dalam kondisi stagnan. Dari 11 sektor utama, sembilan mengalami penurunan, dengan sektor teknologi menjadi yang paling terdampak dengan penurunan 4,48%. Sementara dua sektor yang mampu menguat adalah transportasi dan energi, meski kenaikannya terbatas.
Di pasar regional, kinerja bursa beragam. Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,54%, sedangkan Straits Times di Singapura menguat 0,43%. Namun, pasar China dan Jepang menunjukkan tren negatif, dengan indeks Shanghai Composite turun 1,67% dan Nikkei 225 merosot 0,73%. Di Eropa, semua indeks utama bergerak positif, termasuk DAX Jerman yang naik 0,22% dan FTSE 100 Inggris melonjak 0,47%.
Di pasar Amerika Serikat, bursa juga menguat secara dominan. Indeks NASDAQ Composite menguat 0,48%, Dow Jones naik 0,93%, dan S&P 500 menguat 0,51%. Kenaikan ini didorong oleh optimisme terhadap kinerja emiten teknologi dan data ekonomi yang membaik. Sementara itu, kebijakan baru terkait penurunan batas minimum transaksi saham menjadi Rp1 turut memengaruhi sentimen pasar, meski tidak secara langsung menjadi penyebab utama penurunan indeks.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tawaran Rp443 T Ditolak, Akuisisi Emas Global Gagal
Northern Star menolak tawaran akuisisi senilai Rp443 triliun dari Gold Fields karena dianggap belum mencerminkan nilai aset perusahaan.
28 September 2026

Rupiah Sentuh Rp17.965, Dekati Level Psikologis Rp18.000
Rupiah melemah 0,53% ke posisi Rp17.965 per dolar AS, menyusut mendekati ambang psikologis Rp18.000 akibat kekuatan dolar global dan kenaikan suku bunga The Fed.
28 September 2026

Haji Isam Dikabarkan Incar Saham BCA, Perusahaan Bantah Tegas
Kabar rencana akuisisi saham BCA oleh pengusaha Andi Syamsudin Arsyad atau Haji Isam dibantah secara resmi oleh pihak bank, yang menegaskan informasi tersebut tidak benar.
28 September 2026

DPR Desak BI Perkuat Rupiah Berdasarkan Fundamental
Komisi XI DPR menekankan perlunya kebijakan BI yang konsisten memperkuat rupiah sesuai kondisi ekonomi nasional, bukan sekadar menjaga stabilitas melalui pelemahan bertahap.
28 September 2026
Berita Lainnya

Mahkamah Konstitusi Thailand Hadapi Ujian Kerahasiaan Suara
Senin, 28 September 2026, 18.00 WITA

Impor Udang Ilegal Diamankan, Trenggono Tekankan Perlindungan Pembudidaya
Senin, 28 September 2026, 17.59 WITA

PT Ceria Nugraha Indotama Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Senin, 28 September 2026, 17.58 WITA

Trump dan AI Pendidikan RI Jadi Sorotan Global
Senin, 28 September 2026, 17.58 WITA

Netanyahu Rahasia Temui Pemimpin UEA di Abu Dhabi
Senin, 28 September 2026, 17.57 WITA

Wajib Halal 2026: 7 Kategori Produk Wajib Sertifikasi
Senin, 28 September 2026, 17.56 WITA

Toba Surimi Perbarui Kepemimpinan, Beston Barto Jabat Dirut Baru
Senin, 28 September 2026, 17.56 WITA

BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Strategi Intervensi Baru
Senin, 28 September 2026, 17.56 WITA

