IHSG Menguat di Pembukaan, Didorong Sentimen Global
Indeks saham utama Indonesia naik 0,24% ke level 6.652 pada awal perdagangan Senin, dipengaruhi dinamika pasar global dan data ekonomi domestik yang dipantau ketat.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 11.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Senin (7/9/2026) dengan kenaikan signifikan, melompat 15,61 poin atau 0,24% ke posisi 6.652,09. Pergerakan awal ini menunjukkan sentimen positif meski sempat mengalami tekanan tiga menit setelah pembukaan, ketika indeks sempat turun ke level terendah 6.626,92 sebelum rebound. Puncak sementara tercatat di 6.662,61 sebelum stabil di level akhir sesi awal.
Dari sisi sektor, sebanyak 231 saham menguat, 108 saham melemah, dan 351 saham berada dalam kondisi stagnan. Volume perdagangan pada awal sesi mencapai 401,57 juta lembar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 277,41 miliar, menunjukkan aktivitas pasar yang cukup aktif meski masih dalam batas moderat.
Pekan ini diproyeksikan menjadi periode krusial bagi pasar modal Indonesia, mengingat sejumlah data penting akan dirilis, baik dari dalam negeri maupun global. Fokus utama terpusat pada cadangan devisa, tingkat kepercayaan konsumen, dan tren penjualan eceran di dalam negeri. Di sisi eksternal, pasar akan menantikan data inflasi AS, keputusan suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB), serta perkembangan ekonomi China, yang berpotensi memengaruhi arah rupiah dan arus modal asing.
Di tingkat regional, pasar saham Asia-Pasifik secara umum bergerak positif pada awal perdagangan. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat hampir 1%, sementara Topix naik 0,55%. Korea Selatan mencatat lonjakan signifikan dengan Kospi melonjak 3,09%, sedangkan Kosdaq kecil naik 1,33%. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia bergerak datar. Kenaikan regional sebagian besar didorong oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang kembali memicu pergerakan risk-on di pasar keuangan global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

