IHSG Naik di Tengah Ketegangan Global dan Data Ekonomi Kritis
IHSG menguat 0,56% ke level 6.632,83, didorong sentimen domestik dan kenaikan yield global yang memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 10.40 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 11x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan pada perdagangan Kamis, bergerak ke posisi 6.632,83 setelah dibuka menguat 37,05 poin atau 0,56%. Kenaikan ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang memanas di Timur Tengah, khususnya menyusul serangan balasan Iran terhadap pangkalan militer AS di Yordania pasca-serangan udara AS terhadap fasilitas militer Korps Garda Revolusi Islam. Eskalasi tersebut memicu kekhawatiran terhadap stabilitas jalur perdagangan energi melalui Selat Hormuz, yang berdampak pada volatilitas pasar global.
Di sisi lain, pasar global memperhatikan tren kenaikan yield obligasi pemerintah di berbagai negara, yang menunjukkan kecenderungan suku bunga tetap tinggi dalam jangka panjang. Data ekonomi AS yang beragam turut menentukan sentimen investor. ADP Employment Change menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta hanya 38.000 pada Agustus 2026, jauh di bawah ekspektasi 47.000, sementara pesanan barang manufaktur meningkat 0,9% pada Juli 2026, melampaui perkiraan. Kombinasi data ini memperkuat antisipasi kebijakan The Fed yang akan dipengaruhi oleh rilis Nonfarm Payrolls (NFP) pada Jumat.
Dalam negeri, pemerintah dan Komisi XI DPR telah menyetujui asumsi dasar RAPBN 2027, dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,0%, inflasi 2,5%, nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS, dan yield SBN tenor 10 tahun 6,9%. Target ini menunjukkan upaya akselerasi pertumbuhan dari level sebelumnya, meski pertumbuhan ekonomi kuartal II 2026 hanya mencapai 5,29%, melambat dari 5,61% pada kuartal I. Untuk mencapai target, diperlukan peningkatan investasi produktif, peningkatan kapasitas produksi, dan peran aktif sektor swasta.
Bursa global menunjukkan pergerakan berbeda. Eropa melemah secara kompak, dengan Euro Stoxx 50 turun 0,10% dan DAX Jerman melemah 0,50%. Sementara Wall Street menguat, dengan S&P 500 naik 0,46% dan Dow Jones menguat 0,56%. Di Asia, pasar regional juga menunjukkan kenaikan, termasuk Nikkei yang menguat 0,08%, Kospi 0,92%, dan Hang Seng 0,56%. Pergerakan ini mencerminkan kembali perhatian investor terhadap sentimen ekonomi makro dan kebijakan moneter global yang akan menentukan arah pasar ke depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

