Impor Sapi Capai 1 Juta Ekor Tahunan, Zulhas Soroti Kemandirian Pangan
Indonesia masih bergantung pada impor 1 juta ekor sapi setiap tahun, menunjukkan ketergantungan pangan yang perlu segera diatasi demi kemandirian nasional.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 22.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Koordinator Bidang Pangan mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, Indonesia tetap membutuhkan impor sebanyak satu juta ekor sapi per tahun untuk memenuhi kebutuhan daging dalam negeri. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam acara peluncuran buku bertajuk *Pangan Indonesia: Dari Piring Sehat ke Manusia Unggul* di JCC Senayan, Jakarta. Ia menekankan bahwa kondisi ini mencerminkan belum tercapainya swasembada pangan, terutama dalam komoditas hewani.
Selain sapi, impor beras mencapai 4,5 juta ton, kedelai sekitar 4 juta ton, gula sekitar 6 juta ton, dan gandum mencapai sekitar 13 juta ton dalam periode yang sama. Zulhas menjelaskan bahwa gandum tidak dapat dibudidayakan secara komersial di Indonesia, sehingga impor menjadi kewajiban logistik. Namun, ia menyoroti bahwa ketergantungan pada impor komoditas pangan lainnya justru menjadi ancaman terhadap ketahanan pangan nasional.
Ia menegaskan bahwa kemandirian pangan bukan sekadar soal ketersediaan makanan, tetapi juga tentang kehormatan bangsa dan kesejahteraan rakyat yang bergantung pada sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. “Tidak ada negara maju yang tidak swasembada. Oleh karena itu, swasembada adalah kehormatan,” tegasnya. Menurutnya, kehormatan itu bukan hanya milik negara, tetapi juga milik 150 juta petani, nelayan, dan peternak yang menjadi tulang punggung pangan nasional.
Zulhas menilai bahwa kebiasaan menerima impor sebagai solusi rutin telah menimbulkan kecenderungan pasif dalam menyikapi persoalan pangan. Ia meminta kesadaran kolektif untuk membangun sistem pangan yang mandiri, bukan hanya untuk memenuhi konsumsi, tetapi juga untuk menjaga kedaulatan dan kesejahteraan rakyat dalam jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


