Indonesia Perkuat Dukungan untuk Jabatan DK PBB 2029–2030
Menteri Luar Negeri RI memperkuat dukungan global untuk pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030 dalam berbagai pertemuan tingkat tinggi di New York.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 21.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia secara aktif menjalin komunikasi dengan berbagai negara anggota PBB dalam rangka mengamankan dukungan untuk pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB pada periode 2029–2030. Kegiatan ini dilakukan selama kunjungan kerja ke New York, Amerika Serikat, dalam kerangka Sidang Majelis Umum PBB ke-81, yang diwakili oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Dalam berbagai pertemuan bilateral dan multilateral, Menlu menegaskan komitmen Indonesia terhadap sistem multilateralisme yang lebih efektif dan inklusif. Ia menekankan pentingnya membangun ketahanan global yang didukung oleh fondasi ketahanan nasional dan kawasan yang kokoh, terutama di tengah tantangan internasional yang semakin kompleks. Pesan utama ini akan disampaikan secara resmi pada Sabtu, 26 September 2026, dalam sesi sore Sidang Majelis Umum.
Pada pertemuan-pertemuan strategis, termasuk dengan kelompok negara Arab dan Islam, serta forum "The Road Ahead: One Year After the New York Declaration", Menlu menyoroti pentingnya mempercepat implementasi solusi dua negara untuk konflik Palestina-Israel. Ia menekankan bahwa tahun lalu telah disusun roadmap yang kini saatnya dijalankan secara konkret. Selain itu, Indonesia juga mengusung isu perdamaian, reformasi PBB, dan penguatan peran Global South dalam arsitektur keamanan global.
Dalam pertemuan MIKTA, Menlu menekankan peran middle powers sebagai jembatan dalam dinamika geopolitik yang semakin rumit. Ia menyatakan bahwa kerja sama antar negara dengan kekuatan menengah harus mampu mengatasi perbedaan dan mendorong kolaborasi nyata. Di forum ASEAN-Pacific Alliance, fokus diberikan pada penguatan kemitraan regional melalui kerja sama di bidang pendidikan, pariwisata, digitalisasi, dan pengembangan kota pintar.
Pertemuan trilateral dengan Belanda dan perwakilan PBB untuk Operasi Perdamaian, Jean-Pierre Lacroix, serta dialog dengan kandidat Sekretaris Jenderal PBB Rebeca Grynspan, menjadi bagian dari upaya diplomasi strategis. Menlu juga menjalin komunikasi langsung dengan menteri luar negeri Jerman, Inggris, dan Belanda, serta melakukan pertemuan-pertemuan informal dengan berbagai negara lain. Semua dialog ini bertujuan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Pemerintah resmi meluncurkan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan sejak tingkat desa.
24 September 2026

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Presiden Prabowo minta penelitian tentang lahan gambut diperkuat untuk pengelolaan berkelanjutan dan pencegahan kebakaran hutan.
24 September 2026

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Pemerintah Provinsi NTB dan Komisi IX DPR RI sepakati langkah strategis perlindungan pekerja migran Indonesia mulai sebelum keberangkatan hingga pasca-pulang, dengan fokus pada pencegahan non-prosedural, pemulangan aman, dan pemulihan ekonomi.
24 September 2026

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Ketua Baleg DPR menegaskan proses penyusunan UU Pengaturan Reforma Agraria tidak tergesa-gesa, melainkan berbasis pada perasaan dan kebutuhan rakyat serta mendukung nilai-nilai UUD 1945.
24 September 2026
Berita Lainnya

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

Qualcomm Perkenalkan Chipset Terbaru untuk Smartphone Premium
Kamis, 24 September 2026, 23.05 WITA

Indonesia-Rusia Jajaki Kolaborasi Satelit dan Kecerdasan Buatan
Kamis, 24 September 2026, 23.04 WITA

Anggaran Kemenhub 2027 Rp32,9 Triliun, Laut Terbesar
Kamis, 24 September 2026, 23.04 WITA

