Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia U-20 Gagal Cetak Gol Meski Dominasi Peluang

Timnas Indonesia U-20 imbang tanpa gol kontra Malaysia dalam laga Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, dengan 13 peluang terbuang dan dominasi penguasaan bola 53 persen.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.50 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Indonesia U-20 Gagal Cetak Gol Meski Dominasi Peluang
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Timnas Indonesia U-20 kembali menunjukkan dominasi permainan saat bertandang ke Vientiane, Laos, dalam laga pertama Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Meski menguasai bola hingga 53 persen dan menciptakan 13 peluang, termasuk 13 tendangan sudut, skuad besutan Nova Arianto gagal mencetak gol, berakhir imbang 0-0 melawan Malaysia. Performa penyelesaian akhir menjadi sorotan utama, mengingat hanya empat dari 13 tembakan yang mengarah ke gawang lawan.

Di sisi lain, Malaysia hanya mampu melepaskan delapan tembakan, dua di antaranya tepat sasaran. Meski minim peluang, tim tamu justru lebih efisien dalam memanfaatkan kesempatan. Kegagalan Indonesia mengonversi peluang menjadi gol menjadi catatan menonjol, mengingat performa serangan yang menjanjikan sepanjang laga. Penguasaan bola dan tekanan tinggi yang diterapkan tidak berbanding lurus dengan hasil akhir.

Kekalahan tak terjadi, namun hasil imbang ini menekan persiapan tim menjelang laga berikutnya kontra tuan rumah Laos. Pertandingan yang akan digelar Kamis (3/9) malam nanti menjadi penentu, mengingat Laos sebagai tuan rumah diprediksi tampil kompetitif. Selain itu, laga terakhir akan melawan Australia, yang berarti kemenangan atas Laos menjadi kunci untuk menjaga peluang lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027.

Pelatih Nova Arianto diharapkan segera menyikapi kelemahan penyelesaian akhir yang kembali muncul. Konsistensi dalam memanfaatkan peluang harus ditingkatkan, terutama dalam pertandingan yang menentukan. Dengan modal dominasi di laga pertama, Indonesia U-20 harus mampu mengubah keunggulan teknis menjadi hasil nyata agar tetap berpeluang melangkah ke tahap selanjutnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya