Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IndonesiaNEXT ke-10 Hadirkan Peran Baru untuk Wujudkan Talenta Digital

Telkomsel menyelenggarakan IndonesiaNEXT ke-10 dengan fokus pada pengembangan talenta digital melalui pendekatan kolaboratif berbasis peran hacker, hipster, dan hustler.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 01.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
IndonesiaNEXT ke-10 Hadirkan Peran Baru untuk Wujudkan Talenta Digital
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Telkomsel kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem digital nasional melalui gelaran tahunan IndonesiaNEXT yang memasuki edisi kesepuluh. Program ini kali ini mengusung pendekatan baru dengan memperkenalkan tiga peran strategis—hacker, hipster, dan hustler—yang masing-masing menangani aspek teknologi, desain, dan pemasaran bisnis. Pendekatan ini dirancang untuk melatih peserta menghadapi tantangan dunia nyata dalam pengembangan solusi digital berbasis kebutuhan pasar.

Dari total 8.900 peserta yang mendaftar, hanya 24 individu terpilih untuk melanjutkan ke tahap akhir. Mereka kemudian dibagi ke dalam delapan kelompok, dengan setiap tim terdiri dari tiga orang dari perguruan tinggi berbeda. Pembagian ini sengaja dilakukan untuk memecah zona nyaman dan mendorong keterlibatan lintas kampus, memperluas jaringan, serta memperkaya perspektif kolaboratif.

Dalam proses pengembangan ide, peserta diberikan akses ke berbagai katalog alat berbasis kecerdasan buatan (AI), termasuk teknik prompt engineering khusus bagi tim hipster. Program ini juga menghadirkan narasumber ahli di bidang AI untuk memandu peserta dalam mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam solusi yang inovatif dan aplikatif. Fokus utama tahun ini adalah AI Driven Digital Talents, yang menekankan kemampuan memanfaatkan AI sebagai alat utama inovasi.

GM Corporate Social Responsibility Telkomsel, Andry Priyo Santoso, menekankan pentingnya keberlanjutan ide setelah gelaran berakhir. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjaga komunikasi dan terus mengembangkan ide menjadi solusi nyata yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini, kata dia, merupakan bagian dari upaya strategis mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan sumber daya manusia digital.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya