Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Investasi Indonesia Tumbuh di Tengah Era Pajak Minimum Global

Realisasi investasi 2025 mencapai Rp1,931 triliun, tumbuh 12,7 persen, dengan fokus pada hilirisasi dan penciptaan lapangan kerja.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.40 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 28x dibuka
Investasi Indonesia Tumbuh di Tengah Era Pajak Minimum Global📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pertumbuhan investasi di Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan momentum kuat, mencapai angka Rp1,931 triliun—melebihi target nasional sebesar Rp1,905 triliun sebesar 101,3 persen. Angka ini menunjukkan keberlanjutan ekonomi yang didorong oleh peningkatan kepercayaan investor terhadap iklim usaha dalam negeri. Dari total tersebut, sekitar 2,71 juta tenaga kerja terserap, membuktikan bahwa investasi tidak hanya menopang pertumbuhan angka, tetapi juga mendorong kesejahteraan sosial.

Di tengah transformasi sistem perpajakan global, Indonesia menghadapi tantangan baru dengan penerapan pajak minimum global. Kebijakan ini mengurangi daya tarik tarif pajak rendah sebagai senjata utama menarik modal asing. Oleh karena itu, strategi nasional kini bergeser dari kompetisi berbasis insentif fiskal ke peningkatan kualitas ekosistem industri, kepastian hukum, dan efisiensi rantai nilai.

Investasi hilirisasi menjadi penopang utama pertumbuhan, mencatat kontribusi sebesar Rp584,1 triliun atau 30,2 persen dari total, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 43,3 persen. Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu memperkuat basis industri dalam negeri, memperbesar nilai tambah produk lokal, dan mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah. Kebijakan ini sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Untuk menjaga daya saing, pemerintah menekankan pentingnya memperbaiki kualitas infrastruktur, ketersediaan sumber daya manusia, dan efektivitas regulasi. Fokus pada investasi produktif dan berkelanjutan menjadi kunci, bukan sekadar mengejar volume. Dengan demikian, pajak minimum global bukan ancaman, melainkan peluang untuk membangun ekonomi yang lebih tangguh dan berkelanjutan, di mana nilai yang dihasilkan lebih besar daripada sekadar angka pajak.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya