Iran dan Rusia Perkuat Solidaritas Lawan Tekanan Barat
Presiden Iran Pezeshkian menyampaikan terima kasih kepada Putin atas dukungan Moskow terhadap Iran dalam menghadapi sanksi dan tekanan internasional, sementara Putin menegaskan solidaritas dan komitmen menjaga kerja sama ekonomi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 08.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam pertemuan di Bishkek, Kirgistan, pada Selasa (1/9/2026), Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan rasa terima kasih kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atas dukungan Moskow terhadap Iran dalam menghadapi tekanan global, khususnya terkait sanksi yang diberlakukan oleh negara-negara Barat. Pezeshkian menekankan bahwa kerja sama antara kedua negara merupakan bentuk perlawanan terhadap dominasi politik unilateral yang dipraktikkan Amerika Serikat di kancah internasional.
Ia menegaskan keyakinan kuat bahwa Iran dan Rusia mampu menghadapi tantangan eksternal dengan solidaritas dan kekuatan bersama. Dalam pernyataannya, Pezeshkian menyebut bahwa keberlanjutan hubungan strategis antara Teheran dan Moskow menjadi kunci untuk menjaga kedaulatan nasional dan kepentingan bersama dalam menghadapi ketidakadilan sistem global.
Putin merespons dengan menyatakan bahwa Rusia berdiri kokoh dalam solidaritas dengan rakyat Iran. Ia mengapresiasi ketangguhan dan keberanian Iran dalam memperjuangkan kepentingan nasional meskipun menghadapi tekanan eksternal yang signifikan. Dukungan itu, menurut Putin, bukan hanya berbasis politik, tetapi juga didasarkan pada prinsip-prinsip keadilan dan kemanusiaan dalam hubungan internasional.
Pertemuan tersebut juga menegaskan komitmen bersama untuk menjaga dan memperkuat kerja sama ekonomi serta perdagangan, terlepas dari dinamika konflik geopolitik yang sedang berlangsung. Kedua pemimpin menekankan bahwa hubungan bilateral harus terus tumbuh, bahkan dalam kondisi ketegangan internasional, sebagai bentuk perlawanan terhadap intervensi asing dan eksploitasi kekuasaan ekonomi oleh negara adidaya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

