Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Iran Minta EU Tuntut Ukraina atas Serangan Kapal Komersil

Iran mendesak Uni Eropa menuntut Ukraina atas serangan ke kapal komersil di Laut Kaspia yang menewaskan satu pelaut dan melukai lainnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Iran Minta EU Tuntut Ukraina atas Serangan Kapal Komersil📷 Tempo

Kendari, ıNarasikita - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyerukan tindakan tegas dari Uni Eropa terhadap Ukraina pasca-serangan terhadap kapal komersil Iran di perairan Laut Kaspia pada 25 Juli 2026. Dalam percakapan telepon dengan perwakilan kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, Araghchi menekankan pentingnya pertanggungjawaban atas tindakan yang dikategorikan sebagai "musuh dan kriminal" oleh Tehran. Ia menyerukan koordinasi internasional, termasuk melibatkan Dewan Keamanan PBB, untuk menangani pelanggaran tersebut.

Serangan itu menyebabkan kapal mengalami ledakan, mengakibatkan satu pelaut tewas dan satu lainnya luka-luka. Iran menegaskan bahwa kapal tersebut bukan militer dan tidak terlibat dalam konflik antara Rusia dan Ukraina. Pihak Iran menilai aksi itu berpotensi memperparah ketegangan regional dan memperluas cakupan konflik secara berbahaya.

Dalam langkah diplomatik, Kementerian Luar Negeri Iran memanggil kuasa usaha Ukraina di Teheran pada hari yang sama untuk menyampaikan nota protes resmi. Pernyataan resmi menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk agresi yang melanggar hukum maritim internasional. Iran menekankan bahwa mereka tidak pernah mendukung atau terlibat dalam operasi militer di wilayah konflik.

Pertemuan antara Araghchi dan Kallas juga membahas perkembangan di Selat Hormuz, di mana kedua belah pihak menekankan perlunya pendekatan diplomasi untuk menekan ketegangan. Keduanya sepakat bahwa solusi damai harus menjadi prioritas untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa serangan itu dilakukan terhadap kapal militer Rusia dan kapal kargo militer yang dikaitkan dengan Iran. Namun, Iran membantah kaitan tersebut dan menekankan bahwa kapal yang diserang merupakan kapal komersil yang beroperasi secara sah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya