Iran Serukan Balasan Tegas Usai Serangan AS Tewaskan 50 Orang
Iran menegaskan akan merespons dengan tegas serangan militer AS yang menewaskan lebih dari 50 warga sipil dalam serangan di wilayah Sirik, sementara AS mengonfirmasi serangan terhadap target militer IRGC.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 10.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa serangan udara terhadap sebuah rumah tinggal di Kabupaten Sirik telah menewaskan dan melukai lebih dari lima puluh warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak. Juru bicara esmaeil Baqaei menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari serangkaian serangan berkelanjutan yang menargetkan wilayah Minab, Lamerd, Qeshm, dan daerah lainnya di kawasan selatan Iran. Ia menilai bahwa serangan itu merupakan bentuk kekejaman yang tak terbendung dari Amerika Serikat terhadap rakyat Iran.
Baqaei menyerukan tanggung jawab internasional atas kegagalan pihak-pihak global dalam mengutuk aksi tersebut, menekankan bahwa keheningan yang ditunjukkan oleh negara-negara dan lembaga internasional bukanlah netralitas, melainkan bentuk dukungan terselubung. Ia menegaskan bahwa pihak-pihak yang diam akan menghadapi konsekuensi di masa depan, baik secara politik maupun hukum.
Di sisi lain, Komando Pusat militer AS mengonfirmasi telah melancarkan operasi militer terhadap sejumlah target militer milik Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) di wilayah Iran. Serangan ini dilakukan sebagai respons atas aktivitas yang dianggap mengancam keamanan regional. Setelah pengumuman tersebut, media Iran melaporkan terdengarnya ledakan di berbagai lokasi strategis, termasuk Pulau Qeshm, Bandar Abbas, Sirik, Chabahar, dan Konarak.
Selain itu, media pemerintah Iran melaporkan bahwa Bandara Jiroft di Provinsi Kerman juga menjadi sasaran serangan. Wakil Gubernur Hormozgan Ahmad Nafisi menyebutkan bahwa jumlah korban tewas mencapai empat orang, dengan sekitar lima puluh lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan yang diduga berasal dari serangan udara AS. Pihak berwenang setempat masih dalam proses verifikasi dampak penuh dari insiden tersebut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


