Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Israel Siap Paksa Warga Gaza Pindah, Tunggu Keputusan AS

Menteri Pertahanan Israel mengungkap rencana pemindahan paksa warga Gaza, yang masih menunggu persetujuan AS mengenai tujuan pengungsian.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 12.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Israel Siap Paksa Warga Gaza Pindah, Tunggu Keputusan AS
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Israel telah menyiapkan skenario pemindahan paksa terhadap penduduk Palestina di Jalur Gaza, dengan langkah operasional yang sudah dipersiapkan secara matang. Menteri Pertahanan Israel, Itamar Katz, menyatakan bahwa kebijakan tersebut tidak hanya dalam tahap perencanaan, tetapi juga telah diorganisir secara menyeluruh, termasuk melalui jalur darat, laut, dan udara. Ia menekankan bahwa rencana ini akan segera dieksekusi jika mendapatkan izin dari pihak internasional, khususnya Amerika Serikat.

Katz menegaskan bahwa tanpa kebijakan migrasi massal, tidak ada solusi berkelanjutan bagi krisis di Gaza. Pernyataannya disampaikan dalam forum diskusi bersama media Israel, Ynet dan Yedioth Ahronoth, pada Rabu, 3 September 2026. Ia menilai bahwa keberadaan populasi yang padat di wilayah yang terus mengalami konflik dan pembatasan akses telah menciptakan kondisi yang tidak dapat dipertahankan secara strategis dan humaniter.

Langkah pemindahan paksa ini telah menuai kecaman internasional, karena dianggap melanggar hukum humaniter internasional, khususnya Konvensi Jenewa yang melarang pemindahan paksa warga sipil selama konflik bersenjata. Pemindahan tersebut dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang jika dilakukan tanpa kepatuhan terhadap prinsip-prinsip hukum yang berlaku.

Pihak AS belum memberikan respons resmi terkait rencana ini, meskipun telah dikonfirmasi bahwa Kedutaan Besar Amerika Serikat mengarahkan permintaan komentar kepada Departemen Luar Negeri di Washington. Dalam masa awal jabatan kedua, Presiden Donald Trump secara terbuka menyatakan dukungan terhadap gagasan pengungsian 2 juta warga Gaza, yang menjadi dasar kebijakan strategis yang sedang dipelajari oleh pemerintah Israel.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya