Israel Siap Paksa Warga Gaza Pindah, Tunggu Keputusan AS
Menteri Pertahanan Israel mengungkap rencana pemindahan paksa warga Gaza, yang masih menunggu persetujuan AS mengenai tujuan pengungsian.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 12.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Israel telah menyiapkan skenario pemindahan paksa terhadap penduduk Palestina di Jalur Gaza, dengan langkah operasional yang sudah dipersiapkan secara matang. Menteri Pertahanan Israel, Itamar Katz, menyatakan bahwa kebijakan tersebut tidak hanya dalam tahap perencanaan, tetapi juga telah diorganisir secara menyeluruh, termasuk melalui jalur darat, laut, dan udara. Ia menekankan bahwa rencana ini akan segera dieksekusi jika mendapatkan izin dari pihak internasional, khususnya Amerika Serikat.
Katz menegaskan bahwa tanpa kebijakan migrasi massal, tidak ada solusi berkelanjutan bagi krisis di Gaza. Pernyataannya disampaikan dalam forum diskusi bersama media Israel, Ynet dan Yedioth Ahronoth, pada Rabu, 3 September 2026. Ia menilai bahwa keberadaan populasi yang padat di wilayah yang terus mengalami konflik dan pembatasan akses telah menciptakan kondisi yang tidak dapat dipertahankan secara strategis dan humaniter.
Langkah pemindahan paksa ini telah menuai kecaman internasional, karena dianggap melanggar hukum humaniter internasional, khususnya Konvensi Jenewa yang melarang pemindahan paksa warga sipil selama konflik bersenjata. Pemindahan tersebut dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang jika dilakukan tanpa kepatuhan terhadap prinsip-prinsip hukum yang berlaku.
Pihak AS belum memberikan respons resmi terkait rencana ini, meskipun telah dikonfirmasi bahwa Kedutaan Besar Amerika Serikat mengarahkan permintaan komentar kepada Departemen Luar Negeri di Washington. Dalam masa awal jabatan kedua, Presiden Donald Trump secara terbuka menyatakan dukungan terhadap gagasan pengungsian 2 juta warga Gaza, yang menjadi dasar kebijakan strategis yang sedang dipelajari oleh pemerintah Israel.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Ekonomi, Pemerintah Diminta Segera Respons
Erupsi Anak Krakatau picu gangguan transportasi hingga 2.961 penerbangan dibatalkan, berdampak pada pariwisata, logistik, dan pendapatan masyarakat, perlu respons terkoordinasi dari pemerintah.
9 September 2026

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


