Kamis, 10 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jarak Titik Api Karhutla Terjauh 40 Km dari Zona Inti IKN

Otorita IKN memastikan titik kebakaran hutan dan lahan terjauh berjarak 30–40 kilometer dari kawasan inti pemerintahan, dengan penanganan melalui patroli darat, udara, dan edukasi pencegahan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 19.29 WITA·👁 5 orang membaca· 3 hari ini · 12x dibuka
Jarak Titik Api Karhutla Terjauh 40 Km dari Zona Inti IKN📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan bahwa wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam kawasan delineasi IKN masih berjarak 30 hingga 40 kilometer dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Meski berada dalam batas wilayah IKN, titik api tersebut tidak mengancam langsung zona pemerintahan utama. Staf Khusus Kepala Otorita IKN bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis H. Sumadilaga, menjelaskan bahwa langkah penanganan dilakukan secara preventif untuk mengantisipasi perluasan api.

Penanganan dilakukan secara menyeluruh melalui sinergi antara tim darat dan udara. Tim gabungan dari Otorita IKN, TNI, Polri, serta Jasa Marga telah menangani titik api yang muncul di Kilometer 31 Tol Balikpapan-Samarinda. Untuk akses ke area yang sulit dijangkau, seperti Bukit Tengkorak dan Bukit Merdeka, operasi water bombing oleh TNI AU terus dilakukan sebagai upaya efektif menekan api di lokasi terpencil.

Angka 458 hektare yang disebut sebagai area terdampak tidak berarti seluruhnya terbakar. Menurut Danis, jumlah lahan yang benar-benar terbakar lebih kecil karena area tersebut terdiri dari sejumlah titik api tersebar. Dalam beberapa hari terakhir, jumlah titik api telah menurun signifikan, meski dua lokasi—Bukit Tengkorak dan Wonotirto—masih menjadi fokus pemantauan.

Otorita IKN tetap mempertahankan patroli rutin dan pemantauan dari udara untuk mendeteksi potensi munculnya titik api baru. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya mengerahkan seluruh aset guna mencegah kebakaran menjalar ke zona inti. Upaya pencegahan juga diperkuat melalui sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya