Jerman Tuduh Rusia Atas Serangan Drone di Bandara Eropa
Jerman mengungkapkan bukti kuat bahwa Rusia bertanggung jawab atas serangan drone berbahan peledak di Bandara Leipzig/Halle, dengan menyebut pola operasi hibrida sebagai ciri khas tindakan negara tersebut.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 09.53 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Jerman secara tegas menyalahkan Rusia sebagai pelaku di balik upaya serangan drone yang menargetkan Bandara Leipzig/Halle pada 4 Agustus lalu. Menteri Dalam Negeri Alexander Dobrindt menyatakan bahwa investigasi menyimpulkan adanya keterlibatan drone bermuatan peledak, dengan pola operasional yang konsisten dengan strategi hibrida yang biasa digunakan oleh entitas negara Rusia.
Berdasarkan hasil kolaborasi antara penelitian polisi, analisis kejahatan, serta intelijen, Dobrindt menegaskan bahwa bukti yang dikumpulkan tidak bisa diabaikan. Ia menekankan bahwa serangan di Leipzig bukan kejadian terisolasi, melainkan bagian dari tren lebih luas serangan sabotase yang terjadi di berbagai negara Eropa dalam periode terakhir.
Respons Jerman pun langsung diambil, termasuk pemanggilan Duta Besar Rusia di Berlin, penutupan konsulat jenderal Rusia di Bonn, serta penghentian operasional pusat kebudayaan Russian House di ibu kota. Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan penerapan sanksi tambahan dan pembatasan perjalanan bagi warga negara Rusia sebagai bentuk respons diplomasi.
Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, menyatakan bahwa langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya perlindungan terhadap keamanan nasional dan stabilitas kawasan. Ia menegaskan bahwa tindakan Jerman bertujuan untuk menekan agresivitas yang berasal dari luar wilayah Eropa, sementara Moskow telah menyatakan akan menanggapi tindakan anti-Rusia yang dianggap merugikan kepentingan negaranya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

