Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

John Ternus Resmi Pimpin Apple, Tantangan AI Jadi Fokus Utama

John Ternus mengambil alih kepemimpinan Apple sebagai CEO baru, dihadapkan pada tugas krusial mempercepat pengembangan kecerdasan buatan untuk menjaga dominasi perusahaan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 16.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
John Ternus Resmi Pimpin Apple, Tantangan AI Jadi Fokus Utama
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - John Ternus secara resmi menggantikan Tim Cook sebagai pemimpin Apple, membuka era baru yang diproyeksikan penuh transformasi teknologi. Dengan latar belakang strategis di balik produk inti perusahaan seperti Apple Watch dan AirPods, Ternus diharapkan mampu menggerakkan inovasi berbasis kecerdasan buatan. Fokus utamanya terletak pada mempercepat integrasi AI dalam ekosistem Apple, mengingat lonjakan harga saham lebih dari 2.000 persen dan penjualan iPhone yang mencapai 3,1 miliar unit sejak 2011 menjadi bukti keberhasilan era sebelumnya.

Kepemimpinan Ternus diuji oleh keterlambatan Apple dalam mengembangkan AI secara mandiri. Meski telah membangun model internal, perusahaan tetap bergantung pada mitra eksternal seperti OpenAI dan Google. Kebijakan kerja sama ini sempat memicu perselisihan hukum dengan OpenAI, yang berakhir dengan gugatan Apple atas dugaan pencurian rahasia dagang. Kemudian, Apple memilih kolaborasi baru dengan Google untuk mengintegrasikan Gemini AI ke dalam Siri versi terbaru, menunjukkan strategi baru yang menekankan kemitraan daripada dominasi teknologi sendiri.

Para analis memperingatkan bahwa ketertinggalan dalam AI bisa mengancam posisi Apple di masa depan. Fransisco Jeronimo dari IDC menekankan bahwa AI bukan lagi tren sesaat, melainkan fondasi transformasi industri. Jika perusahaan seperti OpenAI atau Anthropic terus memimpin dalam inovasi, termasuk dalam pengembangan perangkat keras, Apple berisiko kehilangan relevansi. “Jika OpenAI meluncurkan perangkat fisik, itu bisa mengguncang seluruh pengalaman pengguna teknologi,” ujar Jeronimo.

Tantangan bagi Ternus bukan hanya teknis, tetapi juga budaya. Ia harus mampu memadukan keahlian eksekusi ala Tim Cook dengan jiwa inovasi ala Steve Jobs. Latar belakangnya dalam pengembangan chip internal dan peralihan dari Intel ke chip Apple sendiri menjadi modal kuat untuk mengarahkan transformasi produk. Dalam acara Apple Event 9 September, publik menantikan pengumuman iPhone 18 Pro Series, peluncuran iPhone lipat pertama, serta peningkatan signifikan pada Siri yang kini berbasis AI.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya