Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KAI Daop 6 Tambah Perjalanan Kereta Akibat Bandara Ditutup

KAI Daop 6 mengoperasikan dua kereta tambahan untuk menangani lonjakan penumpang akibat penutupan sementara Bandara Soetta akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
KAI Daop 6 Tambah Perjalanan Kereta Akibat Bandara Ditutup
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menyiapkan dua perjalanan kereta api tambahan guna menanggulangi peningkatan permintaan transportasi akibat penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Penutupan tersebut dipicu oleh sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengancam keselamatan penerbangan. KAI Daop 6 menegaskan langkah ini sebagai upaya antisipatif untuk memberikan alternatif moda transportasi darat yang andal dan aman selama kondisi udara tidak memungkinkan penerbangan beroperasi.

Kereta tambahan pertama berupa KA Yogyakarta-Gambir yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta pada pukul 18.20 WIB, sedangkan kedua adalah KA Malang-Gambir yang berangkat dari Stasiun Malang pukul 20.15 WIB. Kereta ini melintasi Stasiun Yogyakarta dan melanjutkan perjalanan ke Gambir dengan waktu tiba pukul 02.37 WIB. Kedua rute ini dirancang khusus untuk mengakomodasi penumpang yang seharusnya menggunakan penerbangan dari Soetta menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Pihak KAI menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama masa penutupan bandara. Masyarakat diminta memakai masker, pelindung mata, menghindari aktivitas di luar ruangan yang berkepanjangan, serta menyimpan makanan dan barang bawaan dalam wadah tertutup rapat. Jika mengalami gejala seperti sesak napas atau iritasi mata, penumpang diminta segera menghubungi petugas di stasiun atau di atas kereta untuk mendapatkan pertolongan medis.

KAI Daop 6 juga mengimbau masyarakat untuk memperbarui informasi perjalanan dan pemesanan tiket melalui kanal resmi, termasuk layanan Contact Center KAI 121 dan akun media sosial resmi. Dengan langkah ini, diharapkan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar meskipun sektor penerbangan mengalami gangguan sementara akibat kondisi alam yang tidak terduga.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya