Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kakek 101 Tahun di Tiongkok Tetap Sehat Meski Suka Soda

Seorang lansia berusia 101 tahun di Zhejiang, Tiongkok, menjaga kesehatan dengan pola makan teratur dan rutinitas harian yang konsisten, meski gemar mengonsumsi minuman bersoda.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 15.32 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 68x dibuka
Kakek 101 Tahun di Tiongkok Tetap Sehat Meski Suka Soda📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang kakek bernama Lu Shizeng, yang telah berusia 101 tahun, menjadi sorotan publik di Tiongkok karena kesehatannya yang tetap prima meski rutin mengonsumsi minuman bersoda setiap hari. Tinggal di desa di Provinsi Zhejiang, ia memiliki cicit dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan disiplin tinggi, termasuk menjaga pola tidur rutin dan memperhatikan asupan makanan.

Meski gaya hidupnya berbeda dengan tren kesehatan modern yang mengedepankan diet rendah gula dan makanan alami, Lu tetap aktif dan terlihat bugar. Ia mengunjungi pasar setiap lima hari sekali untuk membeli berbagai makanan favoritnya, seperti ikan, udang, kepiting, daging babi, dan sayuran segar. Kebiasaan belanja ini tetap dilakukannya hingga tahun lalu, meski kemudian harus berhenti setelah jatuh dan mengalami penurunan mobilitas.

Rutinitas harian Lu sangat teratur. Ia makan malam sekitar pukul 17.00, beristirahat, lalu tidur sekitar pukul 20.00. Ia bangun dini hari pukul 04.00, menghabiskan waktu dua jam untuk meregangkan tubuh sebelum benar-benar bangun pukul 06.00. Ia juga menyempatkan tidur siang di tengah hari. Minuman kesukaannya adalah Sprite dingin yang dicampur sedikit anggur putih, serta buah-buahan seperti semangka, pir, dan jeruk mandarin.

Lu mengungkapkan kepuasannya terhadap kondisi kesehatannya yang stabil. Ia menyebut dirinya jarang sakit flu dan memiliki tekanan darah yang rendah. Ia juga merasa mampu mengingat banyak hal dari masa muda. Ia merasa terbantu dengan tunjangan lansia yang diberikan pemerintah daerah, yakni 800 yuan (sekitar Rp2,1 juta) per bulan bagi warga berusia 100 tahun ke atas, serta 100 yuan (Rp270 ribu) untuk usia 90–99 tahun.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya