Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kejaksaan Diminta Perkuat Integritas di Usia 81

Wakil Ketua Komisi III DPR RI menyampaikan optimisme terhadap kinerja Kejaksaan RI di usia ke-81, menekankan pentingnya pembersihan internal dan penegakan hukum berintegritas.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 12.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kejaksaan Diminta Perkuat Integritas di Usia 81
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pada peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang ke-81, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyatakan keyakinan bahwa lembaga penegak hukum ini akan menunjukkan peningkatan kinerja. Ia menilai langkah-langkah pembersihan terhadap oknum yang merusak institusi telah membuka ruang bagi Kejaksaan untuk bergerak lebih transparan dan efektif. Momentum ini, menurutnya, menjadi waktu tepat untuk merefleksi perjalanan dan menata kembali komitmen terhadap keadilan.

Sahroni menekankan bahwa tantangan yang pernah dihadapi Kejaksaan Agung bukanlah penghambat, melainkan peluang untuk memperkuat struktur internal. Ia menilai bahwa sikap responsif terhadap kritik dan perbaikan berkelanjutan mampu mengubah cobaan menjadi fondasi baru. Dengan pendekatan itu, lembaga penegak hukum diharapkan dapat membangun kembali kepercayaan publik yang sempat goyah dalam beberapa tahun terakhir.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang dinilai mampu menjaga stabilitas dan arah kerja institusi di tengah dinamika internal dan eksternal. Menurutnya, kerja keras jajaran Kejagung di seluruh wilayah, meski sering kali tak terdengar, tetap menjadi pilar utama dalam sistem penegakan hukum nasional. Komisi III, kata dia, optimistis bahwa Kejaksaan dapat terus berkembang dalam aspek profesionalisme, keterbukaan, dan akuntabilitas.

Tema peringatan tahun ini, "Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil, dan Humanis", menjadi panduan utama bagi seluruh insan Adhyaksa. Dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Jaksa Agung di Badiklat Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Burhanuddin menegaskan bahwa Kejaksaan bukan sekadar penegak hukum, melainkan pengawal kedaulatan hukum yang harus berdiri teguh di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan hari ini sebagai titik balik dalam memperbarui semangat pengabdian.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya