Kejaksaan Diminta Perkuat Integritas di Usia 81
Wakil Ketua Komisi III DPR RI menyampaikan optimisme terhadap kinerja Kejaksaan RI di usia ke-81, menekankan pentingnya pembersihan internal dan penegakan hukum berintegritas.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 12.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pada peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia yang ke-81, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyatakan keyakinan bahwa lembaga penegak hukum ini akan menunjukkan peningkatan kinerja. Ia menilai langkah-langkah pembersihan terhadap oknum yang merusak institusi telah membuka ruang bagi Kejaksaan untuk bergerak lebih transparan dan efektif. Momentum ini, menurutnya, menjadi waktu tepat untuk merefleksi perjalanan dan menata kembali komitmen terhadap keadilan.
Sahroni menekankan bahwa tantangan yang pernah dihadapi Kejaksaan Agung bukanlah penghambat, melainkan peluang untuk memperkuat struktur internal. Ia menilai bahwa sikap responsif terhadap kritik dan perbaikan berkelanjutan mampu mengubah cobaan menjadi fondasi baru. Dengan pendekatan itu, lembaga penegak hukum diharapkan dapat membangun kembali kepercayaan publik yang sempat goyah dalam beberapa tahun terakhir.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin, yang dinilai mampu menjaga stabilitas dan arah kerja institusi di tengah dinamika internal dan eksternal. Menurutnya, kerja keras jajaran Kejagung di seluruh wilayah, meski sering kali tak terdengar, tetap menjadi pilar utama dalam sistem penegakan hukum nasional. Komisi III, kata dia, optimistis bahwa Kejaksaan dapat terus berkembang dalam aspek profesionalisme, keterbukaan, dan akuntabilitas.
Tema peringatan tahun ini, "Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil, dan Humanis", menjadi panduan utama bagi seluruh insan Adhyaksa. Dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Jaksa Agung di Badiklat Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, Burhanuddin menegaskan bahwa Kejaksaan bukan sekadar penegak hukum, melainkan pengawal kedaulatan hukum yang harus berdiri teguh di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan hari ini sebagai titik balik dalam memperbarui semangat pengabdian.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Empat karya seni Renoir hilang dari museum di Cagnes-sur-Mer, dua di antaranya telah ditemukan kembali dalam penyelidikan yang masih berlangsung.
9 September 2026

Warga Saudi Jadi Korban Penusukan di Mayfair, Polisi Tangkap Pelaku
Seorang warga asing asal Arab Saudi mengalami penusukan di Mayfair, London, dalam insiden percobaan perampokan yang tidak mengancam jiwa.
9 September 2026

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026

OJK Perkuat Pengawasan Asuransi Ilegal, Dorong Ekosistem Keuangan Syariah
OJK menegaskan penegakan hukum di sektor asuransi ilegal dan percepatan transformasi keuangan syariah melalui pemisahan unit, ekosistem daerah, serta program edukasi nasional hingga Agustus 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


