Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kemen PPPA dan Danone Perkuat Pemulihan Anak dan Perempuan Pasca-Gempa NTT

Sinergi Kemen PPPA dan Danone Indonesia menyalurkan dukungan nutrisi dan psikososial bagi anak dan perempuan terdampak gempa di NTT secara berkelanjutan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 04.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kemen PPPA dan Danone Perkuat Pemulihan Anak dan Perempuan Pasca-Gempa NTT📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Danone Indonesia memperkuat upaya pemulihan pasca-bencana gempa di Nusa Tenggara Timur melalui pendekatan holistik yang mencakup pemenuhan gizi dan pendampingan psikososial. Program ini dirancang untuk menangani dampak jangka panjang yang dialami anak-anak dan perempuan korban bencana, termasuk trauma akibat kejadian traumatis yang mengganggu tumbuh kembang secara fisik dan mental.

Pendampingan psikososial ditekankan sebagai elemen krusial yang harus berkelanjutan, bukan sekadar intervensi singkat. Menteri PPPA RI Arifah Fauzi menegaskan bahwa pemulihan trauma memerlukan pendekatan berkelanjutan dengan melibatkan tenaga profesional seperti psikolog anak. Kunjungan lapangan ke Kabupaten Manggarai Barat dan Manggarai menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan dasar dan perlindungan terhadap perempuan dan anak terpenuhi secara optimal selama masa tanggap darurat.

Rombongan yang berangkat dari Kupang menyasar berbagai lokasi kritis seperti Rumah Shelter di Desa Golo Bias, RSUD Komodo, Posko Kabupaten Ruteng, SLB Tenda Ruteng, serta sejumlah posko pengungsian masyarakat. Di lokasi-lokasi tersebut, Pos Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) menjadi ruang aman dan pusat pendampingan bagi korban, khususnya anak-anak dan perempuan yang rentan terhadap dampak psikologis.

Sebanyak 5.000 karton produk hidrasi dan nutrisi telah disalurkan secara bertahap melalui mitra kerja berdasarkan hasil koordinasi langsung di lapangan. Dukungan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah, sektor swasta, dan organisasi kemanusiaan dalam mewujudkan semangat gotong royong. General Secretary Director Danone Indonesia Agung Laksamana menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.

Kerja sama ini tidak berhenti pada distribusi barang, tetapi juga menekankan pentingnya koordinasi terus-menerus untuk menyesuaikan kebutuhan lapangan secara dinamis. Danone Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus bermitra dengan Kemen PPPA dan pihak terkait guna mendukung proses pemulihan jangka panjang di wilayah terdampak.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya