Kementerian dan Lembaga Ajukan Tambahan Anggaran 2027
Sejumlah kementerian dan lembaga mengajukan penambahan anggaran untuk tahun 2027 karena pagu yang disepakati dinilai belum mencukupi kebutuhan operasional dan program strategis.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 10.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Dalam proses penyusunan anggaran tahun 2027, berbagai kementerian dan lembaga negara mengusulkan peningkatan alokasi dana melalui rapat kerja dengan komisi DPR yang berlangsung sejak Senin (31/8) hingga Selasa (1/9). Pengajuan ini disampaikan sebagai respons atas keterbatasan anggaran indikatif yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yang dinilai belum sesuai dengan realitas kebutuhan operasional dan prioritas program.
Di antara instansi yang mengajukan tambahan anggaran, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menargetkan penambahan sebesar Rp157,76 triliun dari pagu awal Rp61,10 triliun. Sementara itu, Polri mengusulkan peningkatan sebesar Rp66 triliun dari pagu Rp139,19 triliun, mencerminkan kebutuhan mendesak dalam menjaga keamanan nasional. Kejaksaan Agung juga meminta tambahan Rp22,1 triliun untuk mendukung penegakan hukum yang lebih efektif.
Lembaga negara lain seperti Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum juga mengajukan peningkatan anggaran masing-masing sebesar Rp772,74 miliar dan Rp78,3 miliar, guna mendukung pelaksanaan pemilu yang transparan dan akuntabel. Badan Narkotika Nasional mengusulkan tambahan Rp5,05 triliun, menunjukkan komitmen kuat dalam pemberantasan narkoba. BMKG bahkan mengungkapkan adanya backlog anggaran mencapai Rp2,12 triliun, dengan kebutuhan aktual mencapai Rp4,64 triliun.
Kebutuhan anggaran yang signifikan juga disampaikan oleh Komisi Yudisial, Mahkamah Konstitusi, Komnas HAM, dan Komnas Perempuan, yang menekankan pentingnya menjaga independensi lembaga serta perlindungan hak asasi manusia. Seluruh usulan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan anggaran tahun depan, dengan harapan dapat memastikan kinerja institusi tetap optimal sesuai tugas dan fungsi yang diamanatkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Ekonomi, Pemerintah Diminta Segera Respons
Erupsi Anak Krakatau picu gangguan transportasi hingga 2.961 penerbangan dibatalkan, berdampak pada pariwisata, logistik, dan pendapatan masyarakat, perlu respons terkoordinasi dari pemerintah.
9 September 2026

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


