Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kementerian PU Bantu Warga Jonggol dengan 11.800 Liter Air Bersih

Kementerian Pekerjaan Umum menyalurkan 11.800 liter air bersih ke Desa Weninggalih, Jonggol, Bogor, sebagai respons atas krisis air akibat kemarau panjang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 14.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kementerian PU Bantu Warga Jonggol dengan 11.800 Liter Air Bersih
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Pekerjaan Umum melakukan penyaluran air bersih sebanyak 11.800 liter kepada warga Desa Weninggalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dalam upaya menangani dampak kekeringan yang melanda wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap kondisi masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses air bersih akibat berkurangnya pasokan dari sumber air tradisional selama musim kemarau.

Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui dua unit pelaksana teknis, yakni Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dan BBWS Ciliwung Cisadane. BBWS Citarum menyerahkan 3.800 liter air pada 31 Agustus 2026, sementara BBWS Ciliwung Cisadane menyumbang 8.000 liter. Seluruh bantuan berasal dari PDAM setempat dan didistribusikan menggunakan mobil tangki untuk menjangkau wilayah terdampak secara efisien.

Menteri Pekerjaan Umum menegaskan bahwa kebutuhan air bersih merupakan hak dasar masyarakat yang harus diprioritaskan, terutama saat kondisi alam menyebabkan sumber air alami mengering. Ia menekankan pentingnya keterlibatan langsung jajaran di lapangan untuk memantau situasi dan menyesuaikan respons dengan kebutuhan aktual di lapangan.

Upaya ini merupakan bagian dari strategi tanggap darurat musim kemarau yang terus digencarkan di berbagai wilayah terdampak. Kementerian berkomitmen untuk terus memantau kondisi dan menyalurkan bantuan sesuai realitas lapangan, tanpa menunggu permintaan formal dari daerah. Dengan pendekatan berbasis data dan respons cepat, pemerintah berupaya meminimalisir dampak kekeringan terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya