Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kepercayaan Publik Harus Dibangun dari Manfaat Nyata

Pemerintah menekankan bahwa keberhasilan program unggulan harus diikuti manfaat langsung yang dirasakan masyarakat untuk menjaga kepercayaan publik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 20 Oktober 2026, 15.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 61x dibuka
Kepercayaan Publik Harus Dibangun dari Manfaat Nyata📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah tidak hanya dibentuk dari pencapaian target kebijakan, tetapi juga dari pengalaman nyata yang dirasakan warga dalam keseharian. Hal ini disampaikan oleh Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah RI, yang menegaskan bahwa kinerja pemerintah harus dinilai dari dua aspek utama: efektivitas kebijakan dan dampak langsung terhadap kehidupan rakyat.

Pencapaian seperti swasembada pangan atau peningkatan investasi, meski menunjukkan hasil positif secara kuantitatif, belum cukup jika tidak disertai akses yang mudah dan harga yang terjangkau bagi masyarakat umum. Dalam konteks ini, manfaat ekonomi harus merata, termasuk dalam bentuk lapangan kerja yang sesuai dengan kompetensi tenaga kerja lulusan perguruan tinggi.

Pembangunan infrastruktur pendidikan dan kesehatan juga harus diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan. Tanpa perbaikan dalam pelayanan, fasilitas yang dibangun tetap akan kurang bermakna bagi masyarakat. Kualitas pelayanan menjadi penentu utama apakah kebijakan benar-benar membawa perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kerangka ekonomi kelembagaan, kepercayaan publik dilihat sebagai modal sosial yang strategis. Ia mampu menurunkan biaya transaksi, mendorong partisipasi warga, dan memperkuat pelaksanaan kebijakan. Untuk itu, pemerintah terus mendorong transparansi, komunikasi terbuka, serta sistem evaluasi yang berkelanjutan. Kritik publik dilihat sebagai masukan konstruktif, bukan sekadar penilaian negatif.

Peningkatan ekspektasi masyarakat harus direspons dengan konsistensi dalam pelaksanaan kebijakan dan pemerataan manfaat. Keberhasilan yang diumumkan tidak cukup untuk mempertahankan kepercayaan; yang utama adalah kehadiran manfaat nyata yang dirasakan secara konsisten oleh seluruh lapisan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya