Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Keracunan MBG Sidoarjo Disebut Akibat Pelanggaran Disengaja

Insiden keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis di Sidoarjo disebut disebabkan kelalaian prosedur yang sengaja dilakukan oleh pihak pelaksana.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 19.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Keracunan MBG Sidoarjo Disebut Akibat Pelanggaran Disengaja
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Kasus keracunan makanan yang menimpa ratusan santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam Putat, Tanggulangin, Sidoarjo, dianalisis oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai akibat dari pelanggaran prosedur yang disengaja. Menurut keterangan resmi, pihak penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kalitengah telah mengabaikan aturan yang telah ditetapkan secara formal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ditemukan adanya ketidakpatuhan dalam prosedur pelabelan makanan. Ahli gizi dan kepala dapur yang bertanggung jawab atas distribusi tidak melabeli setiap porsi makanan yang disiapkan. Sebaliknya, hanya satu label yang ditempelkan untuk satu petugas penanggung jawab (PIC), sehingga tidak memungkinkan pemantauan dan identifikasi sumber makanan secara akurat.

Kepala BGN menegaskan bahwa peraturan, pedoman teknis, dan panduan operasional telah disosialisasikan secara lengkap kepada semua pihak terkait. “Ini bukan sekadar kelalaian biasa. Aturan sudah diberikan, juklak-juknis sudah diserahkan, cara pelaksanaan sudah dijelaskan. Namun tetap dilanggar. Itu namanya kelalaian yang disengaja,” tegasnya dalam pernyataan resmi melalui media sosial.

Insiden ini menyebabkan sekitar dua ratus santri harus dilarikan ke empat rumah sakit setempat untuk mendapatkan penanganan medis. Penyelidikan lebih lanjut akan terus dilakukan untuk menentukan tanggung jawab dan tindak lanjut hukum maupun administratif terhadap pihak yang terlibat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya