Kerja Keras dan Pandai Melihat Peluang Pemicu Sukses 50 Tahun Chairul Tanjung
Chairul Tanjung menegaskan kerja keras dan kemampuan membaca peluang sebagai fondasi utama di balik keberhasilan bisnisnya selama lima dekade terakhir.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 19.24 WITA·👁 10 orang membaca· 0 hari ini · 30x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pria yang kini berusia lanjut tetap mempertahankan ritme kerja ekstrem, bekerja lebih dari 12 jam sehari, mulai dari pagi hingga dini hari. Dalam kesempatan berbicara di Lampung Financial Festival, Chairul Tanjung mengungkap bahwa konsistensi bekerja dari jam delapan pagi hingga pukul dua atau tiga dini hari telah menjadi kebiasaan yang ia jalani selama kurun waktu 50 tahun. Ia menekankan bahwa kesuksesan bukan hasil keberuntungan, melainkan hasil dari dedikasi dan ketekunan yang tak kenal lelah.
Menurutnya, keberhasilan dalam dunia bisnis tak bisa dicapai tanpa prinsip dasar: kerja keras yang konsisten. Ia meyakini bahwa usaha yang dilakukan dengan sepenuh hati akan dibalas oleh Tuhan dengan hasil yang lebih besar. "Saya bekerja dari pagi hingga subuh, ke pabrik pagi, di kantor sore. Ini sudah saya lakukan selama lima puluh tahun, dan bahkan sekarang pun saya masih melakukannya," tegasnya, menekankan bahwa disiplin dan konsistensi menjadi modal utama dalam meraih tujuan jangka panjang.
Selain kerja keras, Chairul menyoroti pentingnya kemampuan melihat peluang di tengah situasi yang biasa. Ia mencontohkan awal mula karier bisnisnya saat masih menempuh pendidikan di Universitas Indonesia. Di tengah lingkungan kampus yang padat, ia menyadari adanya kebutuhan tinggi terhadap layanan fotokopi. Tanpa ragu, ia langsung memanfaatkan peluang tersebut untuk memulai usaha pertamanya, yang kemudian menjadi batu loncatan bagi perluasan bisnis di masa depan.
Dengan pengalaman bertahun-tahun, Chairul menekankan bahwa kunci sukses bukan hanya pada modal atau koneksi, tetapi pada sikap proaktif dan kemampuan membaca dinamika pasar. Ia percaya bahwa setiap orang memiliki potensi untuk sukses, asalkan mau bekerja keras dan tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan. Prinsip-prinsip sederhana ini, menurutnya, adalah warisan berharga yang telah membentuk fondasi bisnisnya hingga kini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

OpenAI Perkuat Riset Farmasi Lewat Akuisisi Startup AI
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Konser Kanye West di GBK Picu Gelombang Kunjungan Wisatawan Asing
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.05 WITA

Perbaikan Pemantauan Karhutla Berbasis Satelit Diumumkan Presiden
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.05 WITA

DEN Bahas Usulan Perubahan Definisi Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.05 WITA

Tito Dorong Akses Hunian Layak Lewat Reformasi Regulasi
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.05 WITA

