Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kerja Keras dan Pandai Melihat Peluang Pemicu Sukses 50 Tahun Chairul Tanjung

Chairul Tanjung menegaskan kerja keras dan kemampuan membaca peluang sebagai fondasi utama di balik keberhasilan bisnisnya selama lima dekade terakhir.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 19.24 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Kerja Keras dan Pandai Melihat Peluang Pemicu Sukses 50 Tahun Chairul Tanjung
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pria yang kini berusia lanjut tetap mempertahankan ritme kerja ekstrem, bekerja lebih dari 12 jam sehari, mulai dari pagi hingga dini hari. Dalam kesempatan berbicara di Lampung Financial Festival, Chairul Tanjung mengungkap bahwa konsistensi bekerja dari jam delapan pagi hingga pukul dua atau tiga dini hari telah menjadi kebiasaan yang ia jalani selama kurun waktu 50 tahun. Ia menekankan bahwa kesuksesan bukan hasil keberuntungan, melainkan hasil dari dedikasi dan ketekunan yang tak kenal lelah.

Menurutnya, keberhasilan dalam dunia bisnis tak bisa dicapai tanpa prinsip dasar: kerja keras yang konsisten. Ia meyakini bahwa usaha yang dilakukan dengan sepenuh hati akan dibalas oleh Tuhan dengan hasil yang lebih besar. "Saya bekerja dari pagi hingga subuh, ke pabrik pagi, di kantor sore. Ini sudah saya lakukan selama lima puluh tahun, dan bahkan sekarang pun saya masih melakukannya," tegasnya, menekankan bahwa disiplin dan konsistensi menjadi modal utama dalam meraih tujuan jangka panjang.

Selain kerja keras, Chairul menyoroti pentingnya kemampuan melihat peluang di tengah situasi yang biasa. Ia mencontohkan awal mula karier bisnisnya saat masih menempuh pendidikan di Universitas Indonesia. Di tengah lingkungan kampus yang padat, ia menyadari adanya kebutuhan tinggi terhadap layanan fotokopi. Tanpa ragu, ia langsung memanfaatkan peluang tersebut untuk memulai usaha pertamanya, yang kemudian menjadi batu loncatan bagi perluasan bisnis di masa depan.

Dengan pengalaman bertahun-tahun, Chairul menekankan bahwa kunci sukses bukan hanya pada modal atau koneksi, tetapi pada sikap proaktif dan kemampuan membaca dinamika pasar. Ia percaya bahwa setiap orang memiliki potensi untuk sukses, asalkan mau bekerja keras dan tidak mudah menyerah saat menghadapi tantangan. Prinsip-prinsip sederhana ini, menurutnya, adalah warisan berharga yang telah membentuk fondasi bisnisnya hingga kini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya