Kijang Tewas Terbakar, Macan Tutul Hilang Jejak di TNBTS
Kebakaran hutan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menyebabkan kematian kijang dan temuan tengkorak satwa, sementara jejak macan tutul mengindikasikan migrasi untuk menyelamatkan diri.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 17.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Lumajang, telah menewaskan satu ekor kijang yang ditemukan dalam kondisi hangus terbakar. Temuan ini merupakan bagian dari dampak serius dari kebakaran yang melanda wilayah konservasi tersebut. Selain kijang, petugas juga menemukan tengkorak satwa lain yang diduga menjadi korban kobaran api yang melanda area kritis.
Dari hasil pengamatan lapangan, jejak macan tutul ditemukan di lokasi yang terdampak kebakaran, menandakan kemungkinan satwa dilindungi itu masih hidup dan telah meninggalkan kawasan terbakar. Jejak tersebut dianggap sebagai bukti bahwa satwa predator tersebut berhasil melarikan diri menuju wilayah yang lebih aman. Upaya pemantauan terus dilakukan untuk memastikan pergerakan dan keberlangsungan hidup satwa langka tersebut.
Selain macan tutul, sejumlah spesies lain juga teramati berpindah ke hutan yang belum terdampak. Babi hutan dan berbagai jenis burung tercatat bergerak keluar dari area terbakar, menunjukkan respons ekologis terhadap ancaman kebakaran. Perpindahan ini menjadi indikasi penting tentang keterancaman habitat alami dan kebutuhan perlindungan ekosistem yang lebih intensif.
Kini, empat titik api masih aktif di wilayah TNBTS, termasuk di kawasan Ayek-Ayek dan Kalimati. Asap tebal masih membubung dari lokasi kebakaran, menghambat upaya penanganan darurat. Tim gabungan terus berupaya menekan api, namun menghadapi tantangan besar berupa vegetasi kering akibat musim kemarau, medan yang curam, serta jarak sumber air yang jauh.
Kepala BPBD Lumajang menegaskan bahwa pemadaman belum merata karena kondisi geografis dan ketersediaan sumber daya yang terbatas. Meskipun demikian, upaya pemantauan satwa liar tetap menjadi prioritas, guna memastikan tidak ada korban tambahan dan mendukung pemulihan ekosistem pasca bencana.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026

Singapura Bantah Kunjungan Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani ke Kedubes
Kedubes Singapura di Jakarta membantah tudingan adanya kunjungan Dino Patti Djalal dan Saiful Mujani ke kediaman duta besar pada 18 Oktober 2026, sekaligus menegaskan informasi tersebut sebagai disinformasi.
25 Oktober 2026

Seruni dan Dekranas Dorong Pelestarian Tenun Gringsing di Bali
Kunjungan Seruni dan Dekranas ke Desa Tenganan Pegringsingan didukung dengan bantuan 500 kacamata bagi lansia penenun, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan kesejahteraan masyarakat adat.
25 Oktober 2026

Integrasi Raker Tiga Lembaga Dorong Efisiensi dan Sinergi Program
Tri Tito Karnavian memperkenalkan integrasi rapat kerja tiga lembaga pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan efisiensi anggaran tanpa mengurangi substansi program.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

