KKP Ajukan Tambahan Anggaran Rp30,22 Triliun untuk Program Prioritas 2027
KKP mengusulkan tambahan anggaran Rp30,22 triliun tahun 2027 untuk percepatan program strategis seperti KNMP, budidaya ikan darat, dan revitalisasi tambak.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 21.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi mengajukan penambahan dana sebesar Rp30,22 triliun untuk tahun anggaran 2027. Usulan ini disampaikan dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, sebagai bagian dari upaya mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan ekonomi biru dan kesejahteraan nelayan. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan Ashaf, menegaskan bahwa penambahan anggaran diperlukan untuk mempercepat realisasi program prioritas nasional yang telah ditetapkan.
Dana tambahan tersebut akan dibagi ke sepuluh program utama. Sebagian besar, yaitu Rp10,35 triliun, dialokasikan untuk pembangunan dan operasional Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di 600 lokasi. Selanjutnya, sebesar Rp8,87 triliun disiapkan untuk pengembangan budidaya ikan darat tematik di 9.000 titik, sementara Rp5,44 triliun untuk revitalisasi tambak nila salin di kawasan Pantura, khususnya Bekasi dan Subang, seluas sekitar 5.500 hektare.
Usulan lain mencakup Rp1,39 triliun untuk model dan replikasi tambak udang terintegrasi seluas 2.000 hektare, serta Rp965,21 miliar untuk pembangunan kawasan sentra industri garam nasional. Dalam bidang pemulihan pasca-bencana, KKP mengusulkan alokasi Rp1,44 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatera. Selain itu, ada pula anggaran untuk pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan senilai Rp1 triliun, serta pendanaan operasional pengawasan sumber daya sebesar Rp187,08 miliar.
Untuk mendukung tugas dan fungsi, KKP juga mengusulkan Rp571,83 miliar untuk peningkatan pelayanan publik, serta Rp9,09 miliar untuk modernisasi kapal perikanan, termasuk sertifikasi awak kapal. Didit menekankan bahwa tambahan anggaran ini merupakan respons terhadap penugasan Presiden, sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kelautan dan perikanan. Ia menyebut bahwa kegiatan seperti Lautra dan pembangunan pelabuhan perikanan akan dilakukan secara paralel untuk mendukung efektivitas pengawasan.
Sebelum pengajuan tambahan, KKP telah menerima pagu anggaran 2027 sebesar Rp16,65 triliun, meningkat dari indikatif awal sebesar Rp15,64 triliun. Pagu ini terdiri atas berbagai sumber, termasuk rupiah murni, pinjaman luar negeri, hibah, PNBP, dan BLU. Sebanyak 82,45% dana dialokasikan untuk program prioritas, sementara 17,55% digunakan untuk belanja pegawai dan operasional. Usulan tambahan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta mempercepat pengentasan kemiskinan di sektor kelautan dan perikanan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Survei IPO menempatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di posisi lima besar kinerja menteri Kabinet Merah Putih, dengan 12 persen responden menilai kinerjanya baik.
25 Oktober 2026

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Kegiatan Kumitra Jambore 2026 di Banjarmasin bertujuan memperluas akses pasar dan mengintegrasikan pelaku UMKM Kalimantan Selatan ke dalam rantai pasok nasional.
25 Oktober 2026

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Pemerintah memperpanjang tenggat waktu sertifikasi halal bagi UMKM hingga 2028 menyusul belum tercapainya target dan berbagai kendala operasional dari pelaku usaha.
25 Oktober 2026

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Gelaran budaya kolosal Gandrung Sewu 2026 dengan konsep malam hari berhasil tingkatkan okupansi akomodasi dan kunjungan wisatawan di Banyuwangi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

