Komunitas Pegiat Sastra Dukung Pelestarian Bahasa Daerah
Pemerintah memperkuat peran komunitas dan pegiat sastra dalam melestarikan bahasa daerah melalui pembinaan dan inovasi pendekatan pembelajaran di tingkat dasar dan menengah.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 19.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus memperluas upaya pelestarian bahasa daerah dengan melibatkan aktor-aktor lokal, khususnya komunitas dan pegiat sastra. Pendekatan ini dijalankan secara kolaboratif dengan pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi untuk memperkaya sumber bacaan berkualitas berbahasa daerah. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat eksistensi bahasa-bahasa lokal yang dinilai sebagai bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya nasional.
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menegaskan bahwa pembinaan terhadap komunitas pegiat menjadi kunci dalam menciptakan ruang yang mendukung aktivitas pelestarian. Dengan memberikan pelatihan dan pendampingan, pihaknya berharap komunitas dapat lebih aktif dalam mengembangkan karya sastra dan bahan pembelajaran berbahasa daerah. Tujuannya bukan hanya menjaga keberlangsungan bahasa, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap karya-karya tersebut melalui terjemahan ke Bahasa Indonesia.
Di Provinsi Bengkulu, sejumlah bahasa daerah seperti Enggano, Rejang, dan Bengkulu menjadi fokus perlindungan karena terancam punah. Untuk menjangkau generasi muda, program revitalisasi bahasa dilakukan secara kreatif melalui kegiatan yang menarik seperti lomba menyanyi, pidato, komedi tunggal, menulis cerita pendek, dan bercerita menggunakan bahasa daerah. Pendekatan berbasis minat anak didik diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap bahasa ibu sejak dini.
Selain itu, pemerintah mendorong digitalisasi materi bacaan berbahasa daerah agar lebih mudah diakses oleh publik. Buku-buku berisi karya sastra dan teks edukatif daerah dijadikan konten digital yang dapat dibuka secara luas melalui platform pembelajaran online. Inisiatif ini diharapkan mampu mempercepat perluasan jangkauan dan memperkuat posisi bahasa daerah dalam konteks pendidikan dan kebudayaan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


