Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Konsumen BYD Seal Diberi Mobil Pengganti Setelah Kebakaran di Tol

Seorang konsumen BYD Seal yang mobilnya terbakar di Tol Cikampek pada Juli 2026 telah menerima kendaraan pengganti setelah proses penyelesaian melibatkan Kementerian Perdagangan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 23.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Konsumen BYD Seal Diberi Mobil Pengganti Setelah Kebakaran di Tol📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Insiden kebakaran mobil BYD Seal yang terjadi pada 31 Juli 2026 di ruas Tol Jakarta-Cikampek telah menimbulkan perhatian serius dari regulator. Konsumen yang mengalami kejadian tersebut kini telah menerima penggantian kendaraan, dengan penyerahan dilakukan pada 8 Agustus 2026 setelah kesepakatan antara pihak konsumen dan PT BYD Motor Indonesia tercapai. Proses ini dilakukan setelah melibatkan intervensi dari Kementerian Perdagangan untuk memastikan penanganan yang adil dan transparan terhadap pengaduan konsumen.

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) Kemendag melakukan klarifikasi dengan perusahaan pada 13 Agustus 2026, menyoroti penanganan kasus serta perkembangan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan yang mengalami kebakaran. Meski konsumen telah digantikan kendaraannya, penyebab pasti insiden belum dapat diketahui secara pasti, karena proses pemeriksaan masih berlangsung secara menyeluruh.

Immanuel Kemendag Tarigan Sibero, Direktur Pemberdayaan Konsumen, menegaskan bahwa respons cepat terhadap keluhan konsumen merupakan prioritas. Ia menyampaikan bahwa penanganan kasus telah berjalan sesuai prosedur, termasuk penyerahan kendaraan pengganti. Namun, pemeriksaan teknis tetap dilanjutkan untuk mengungkap akar permasalahan, sebagai dasar evaluasi ke depan guna mencegah kejadian serupa.

Hingga saat ini, BYD Indonesia belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait hasil investigasi atau penjelasan lebih lanjut mengenai kebakaran tersebut. Pihak perusahaan telah memberikan informasi mengenai sistem keselamatan mobil, tetapi penjelasan itu belum menjadi kesimpulan akhir mengenai penyebab kebakaran. Kemendag menekankan pentingnya transparansi, kejujuran, dan profesionalisme dalam penanganan pengaduan konsumen oleh pelaku usaha.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya