Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kontes Sapi Piala Presiden 2026 Hadirkan Peternak dari Berbagai Daerah

Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor menarik partisipasi lebih dari 200 ekor sapi dari berbagai provinsi, sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antarpeternak.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 23.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kontes Sapi Piala Presiden 2026 Hadirkan Peternak dari Berbagai Daerah📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kegiatan Kontes Sapi Asosiasi Peternak dan Penggemar Sapi Indonesia (APPSI) Piala Presiden 2026 resmi digelar di Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, dengan partisipasi peternak dari berbagai wilayah di Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, hingga Kalimantan. Acara ini menjadi wadah bagi pelaku usaha peternakan skala besar, rakyat, hingga perorangan untuk menampilkan hasil pemeliharaan ternak mereka di bawah standar penilaian yang ketat.

Ketua Panitia Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026, Mardi, menyampaikan bahwa jumlah sapi yang ikut serta diperkirakan mencapai rentang 200 hingga 500 ekor, dengan data terus diperbarui hingga hari pelaksanaan. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana memperkuat jaringan kerja dan pertukaran pengetahuan antarpeternak dari berbagai latar belakang. “Kontes ini menjadi ruang yang sangat strategis untuk saling belajar, berdiskusi, dan membangun kolaborasi,” ujarnya.

Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bogor turut menentukan kelancaran penyelenggaraan. Mardi menyebutkan bahwa bupati dan jajaran perangkat daerah memberikan dukungan penuh, mulai dari fasilitas hingga pendukung logistik. Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat lokal yang turut menyemarakkan acara. “Semua pendukung dari pemerintah daerah hadir secara langsung, ini bukti komitmen bersama terhadap pengembangan sektor peternakan,” kata dia.

Salah satu peserta, Suparjo dari Pejagoan, Kebumen, membawa sapi bernama Wongso yang berusia sekitar 4,5 tahun. Ia mengungkapkan telah melakukan persiapan intensif selama tiga bulan, termasuk penyesuaian pakan, perawatan kesehatan, dan kebersihan kandang. “Kami memperhatikan setiap aspek, mulai dari pola makan hingga penampilan fisik sapi,” ujarnya. Baginya, kontes ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga kesempatan untuk belajar dari peternak lain dan memperkaya pengalaman praktis.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya