Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Konvoi Freeport Dibajak Tembakan di Mimika, Polisi Periksa Lokasi Kejadian

Tiga kendaraan dalam rombongan konvoi PT Freeport Indonesia diserang tembakan di Jalan Tambang Mile Point 60, Tembagapura, Mimika, tanpa korban jiwa atau luka.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 12.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Konvoi Freeport Dibajak Tembakan di Mimika, Polisi Periksa Lokasi Kejadian
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Peristiwa penembakan terhadap tiga kendaraan dalam rombongan konvoi PT Freeport Indonesia terjadi pada Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 08.25 WIT di Jalan Tambang Mile Point 60, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Rombongan yang bergerak dari Mile Point 68 menuju Kota Timika terdiri atas 15 kendaraan, termasuk 13 bus, satu towing truck, dan satu mobil boks. Aksi penyerangan terjadi saat rombongan melintasi area yang diketahui rawan keamanan.

Hasil pemeriksaan awal menyebutkan bahwa dua bus dan satu towing truck mengalami tembakan. Namun, tidak ada korban jiwa maupun luka serius yang dilaporkan. Petugas keamanan yang berada dalam rombongan melaporkan kejadian secara langsung kepada pihak terkait, memicu penanganan cepat oleh Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026.

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menyatakan bahwa penyelidikan sedang berlangsung untuk mengidentifikasi pelaku dan motif penyerangan. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan memperkuat pengamanan di sepanjang rute tambang, terutama di area yang menjadi titik rawan. Penyelidikan juga melibatkan pengumpulan bukti fisik dan keterangan saksi di lokasi kejadian.

Tujuan utama dari operasi ini adalah memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas perusahaan tambang di wilayah tersebut, serta menekan potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu operasional serta keselamatan pekerja. Pihak kepolisian menegaskan kembali komitmen untuk menindak tegas setiap tindakan yang mengancam stabilitas dan keselamatan publik di kawasan tersebut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya