Konvoi Freeport Diterjang Tembakan di Mimika, Aparat Periksa TKP
Tiga kendaraan dalam rombongan PT Freeport ditembaki di Mile Point 60, Mimika, tanpa korban jiwa, sementara petugas kini dalami bukti dan saksi untuk lacak pelaku.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 11.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pada Rabu pagi, 2 September, tiga unit kendaraan dari rombongan PT Freeport Indonesia menjadi sasaran tembakan di Jalan Tambang Mile Point 60, Distrik Tembagapura, Papua Tengah. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.25 WIT saat konvoi yang terdiri dari 15 kendaraan, termasuk 13 bus, satu towing truck, dan satu mobil box, sedang melintas menuju Timika. Dari total rombongan, tiga kendaraan mengalami serangan tembakan, namun tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kendaraan yang terkena tembakan antara lain Bus nomor lambung 140591 yang berada di posisi keempat dalam barisan, mengalami lima tembakan—tiga dari depan dan dua dari sisi kiri. Bekas tembakan ditemukan pada kaca depan, kaca samping kiri, pintu, serta serpihan logam di dashboard dan atap. Bus nomor lambung 140575 di urutan keenam terkena satu tembakan yang menembus bagian atas kabin hingga masuk ke dalam interior. Sementara Towing Truck nomor lambung 021074, berada di posisi ketujuh, terkena tiga tembakan dari arah kiri yang mengenai pintu dan kaca spion.
Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan ditemukannya tiga selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter di lokasi kejadian. Semua barang bukti tersebut telah diamankan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Kepolisian menyatakan bahwa identitas pelaku belum ditetapkan, karena masih dalam tahap pengumpulan dan verifikasi keterangan saksi, hasil olah TKP, serta data pendukung lainnya.
Penyelidikan masih berlangsung intensif, dengan fokus pada analisis lintasan tembakan, kondisi kendaraan, dan kemungkinan lokasi penembakan. Pihak keamanan menegaskan bahwa penentuan pihak yang bertanggung jawab akan dilakukan setelah semua bukti diperiksa secara menyeluruh. Tujuan utama adalah menjamin keamanan operasional dan keselamatan personel di wilayah operasi tambang yang sensitif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Empat karya seni Renoir hilang dari museum di Cagnes-sur-Mer, dua di antaranya telah ditemukan kembali dalam penyelidikan yang masih berlangsung.
9 September 2026

Warga Saudi Jadi Korban Penusukan di Mayfair, Polisi Tangkap Pelaku
Seorang warga asing asal Arab Saudi mengalami penusukan di Mayfair, London, dalam insiden percobaan perampokan yang tidak mengancam jiwa.
9 September 2026

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026

OJK Perkuat Pengawasan Asuransi Ilegal, Dorong Ekosistem Keuangan Syariah
OJK menegaskan penegakan hukum di sektor asuransi ilegal dan percepatan transformasi keuangan syariah melalui pemisahan unit, ekosistem daerah, serta program edukasi nasional hingga Agustus 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


