KPK Periksa Dirut Perusahaan Terkait Kasus Suap Muara Enim
KPK memeriksa Direktur Utama PT Millenium Solusi Abadi sebagai saksi dalam penyidikan dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Muara Enim.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 14.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Millenium Solusi Abadi, berinisial HVA, dalam kerangka penyelidikan dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sebagai bagian dari upaya pengembangan kasus yang telah melibatkan sejumlah pihak dari kalangan eksekutif daerah dan swasta.
Pemeriksaan ini merupakan kelanjutan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pada 7–8 Juni 2026, saat Bupati Muara Enim Edison diamankan bersama sejumlah pihak terkait. Setelah itu, KPK menetapkan empat tersangka pada 9 Juni 2026, termasuk Edison, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Abi Nurwardani, serta pegawai PT MSA Cory Erin Hardi dan keponakan bupati, Adi Triyadi.
Pengembangan kasus terus berlanjut setelah OTT tambahan pada 10 Juni 2026, yang menangkap sejumlah aparatur sipil negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Sehari kemudian, KPK menetapkan lima tersangka baru dalam kasus dugaan pengondisian hasil audit BPK terhadap Muara Enim tahun anggaran 2025–2026. Kelima tersangka tersebut mencakup Edison, Cory Erin Hardi, Direktur PT Millenium Solusi Abadi Fika Nur Alawi, swasta Augusz Dewanggara, serta ASN BPK RI Titin Rita Lestari.
Pemeriksaan terhadap HVA dilakukan sebagai bagian dari pemetaan jaringan korupsi yang melibatkan perusahaan sebagai pelaksana proyek dan oknum pejabat daerah. KPK menegaskan bahwa setiap pihak yang terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi akan diproses sesuai hukum, tanpa memandang latar belakang jabatan atau posisi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026

OJK Perkuat Pengawasan Asuransi Ilegal, Dorong Ekosistem Keuangan Syariah
OJK menegaskan penegakan hukum di sektor asuransi ilegal dan percepatan transformasi keuangan syariah melalui pemisahan unit, ekosistem daerah, serta program edukasi nasional hingga Agustus 2026.
8 September 2026

Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sumbar
Tim gabungan lakukan sidak ke SPBU di Padang untuk pastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan sesuai aturan.
8 September 2026

Kasus Kim Soo-hyun dengan Kim Sae-ron Berakhir Tanpa Tuntutan
Penyelidikan terhadap Kim Soo-hyun terkait dugaan hubungan dengan Kim Sae-ron saat masih di bawah umur resmi berakhir tanpa tindak lanjut hukum.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


