Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KPK Perluas Penggeledahan ke Kantor BPN Jatim

Penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan di Kanwil ATR/BPN Jawa Timur, menyusul aksi serupa di Mojokerto, dengan fokus pada dugaan korupsi di sektor pertanahan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 21.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
KPK Perluas Penggeledahan ke Kantor BPN Jatim📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas operasi penggeledahan ke Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Jawa Timur, Kamis (24/9). Kegiatan dimulai sejak pukul 10.00 WIB, dengan kedatangan puluhan personel yang tiba menggunakan tiga hingga empat mobil Toyota Innova berwarna hitam. Tim yang tiba langsung masuk ke dalam gedung tanpa memberikan penjelasan rinci kepada awak media maupun petugas keamanan yang berjaga di lokasi.

Petugas keamanan di lokasi menyebutkan bahwa selain tim penyidik KPK, terdapat pula personel Brimob bersenjata lengkap yang melakukan pengamanan di sekitar area kantor. Meski tidak diperbolehkan mendekati gedung, awak media hanya diperbolehkan berada di halaman kantor, tanpa akses ke area dalam. Penggeledahan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya lanjutan dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan aparatur di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Sebelumnya, pada Rabu (23/9), KPK telah melakukan penggeledahan serupa di kantor BPN Mojokerto, tempat sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik disita. Di lokasi tersebut, penyidik juga menyita sejumlah amplop berisi uang tunai yang diduga merupakan aliran dana dari pemohon layanan pertanahan. Temuan ini menjadi salah satu poin penting dalam penyelidikan terhadap dugaan praktik suap dan penyalahgunaan wewenang dalam proses pengurusan sertifikat tanah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa penggeledahan di Kanwil BPN Jatim masih berlangsung hingga saat ini. Ia menyampaikan bahwa operasi ini merupakan bagian dari proses penyidikan yang sedang digarap secara intensif, dengan fokus pada temuan-temuan awal yang diperoleh dari lokasi sebelumnya. Tujuan utamanya adalah mengungkap jaringan korupsi dan memperkuat bukti hukum terhadap pihak-pihak terkait.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya