KPK Tindak Lanjuti Dugaan Aliran Dana ke Pansus Haji Melalui Nusron Wahid
KPK menyatakan akan menelaah keterangan persidangan yang mengarah pada dugaan aliran uang ke Pansus Haji dipimpin Nusron Wahid, termasuk peran Zainal Abidin dan Erik dalam penyerahan dana US$400 ribu.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 19.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi akan menindaklanjuti informasi penting yang muncul dari sidang perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023–2024, khususnya terkait peran Ketua Pansus Haji DPR RI, Nusron Wahid. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa seluruh keterangan yang disampaikan dalam persidangan akan dianalisis secara mendalam untuk melengkapi konstruksi perkara. Ia menegaskan bahwa fakta-fakta dari proses persidangan menjadi bagian utuh dalam upaya pembuktian dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan negara hingga lebih dari Rp622 miliar.
Dalam sidang yang berlangsung pada 1 September malam hingga dini hari, terdakwa Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex dan saksi Syaiful Bahri mengungkapkan adanya penyerahan uang senilai sekitar US$400.000 kepada pihak yang ditunjuk melalui seorang perantara bernama Erik. Bahri menyatakan bahwa ia hanya mengetahui tujuan penyerahan setelah beberapa hari, saat ia diminta menjelaskan kepada Zainal Abidin, yang diketahui merupakan teman dekat Nusron Wahid. Ia mengonfirmasi bahwa uang tersebut diminta oleh Zainal Abidin atas permintaan dari Gus Alex, dan bahwa penyerahan dilakukan sesuai arahan tersebut.
Sebelumnya, Bahri juga menyampaikan dalam sidang lain bahwa dirinya pernah diminta menitipkan uang oleh Asrul Azis Taba, yang merupakan terdakwa lain dalam kasus ini. Uang tersebut awalnya disebut untuk keperluan Gus Alex, namun kemudian diketahui dimaksudkan untuk diserahkan ke Pansus Haji DPR RI. Keterangan ini semakin memperkuat keterkaitan antara proses penyerahan dana dan struktur pengambilan keputusan dalam pembagian kuota haji tambahan, yang berpotensi melibatkan pihak-pihak dengan posisi strategis.
Hingga berita ini diturunkan, Nusron Wahid belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan keterlibatannya. KPK tetap membuka ruang untuk keterangan tambahan dari pihak-pihak terkait guna melengkapi proses penyelidikan. Selain Nusron Wahid, empat terdakwa lain juga sedang menjalani proses hukum, termasuk mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ismail Adham selaku Direktur Operasional Maktour, serta Asrul Azis Taba yang menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Kesthuri dan Komisaris PT Raudah Eksati Utama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Empat karya seni Renoir hilang dari museum di Cagnes-sur-Mer, dua di antaranya telah ditemukan kembali dalam penyelidikan yang masih berlangsung.
9 September 2026

Warga Saudi Jadi Korban Penusukan di Mayfair, Polisi Tangkap Pelaku
Seorang warga asing asal Arab Saudi mengalami penusukan di Mayfair, London, dalam insiden percobaan perampokan yang tidak mengancam jiwa.
9 September 2026

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026

OJK Perkuat Pengawasan Asuransi Ilegal, Dorong Ekosistem Keuangan Syariah
OJK menegaskan penegakan hukum di sektor asuransi ilegal dan percepatan transformasi keuangan syariah melalui pemisahan unit, ekosistem daerah, serta program edukasi nasional hingga Agustus 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


