Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kredit dan Ekosistem Digital Dorong Pertumbuhan Bank Mandiri

Bank Mandiri mencatat kinerja solid hingga Agustus 2026 dengan pertumbuhan kredit 17,6% dan laba bersih Rp37,5 triliun, didukung ekosistem digital yang terus berkembang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 17.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kredit dan Ekosistem Digital Dorong Pertumbuhan Bank Mandiri
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Hingga akhir Agustus 2026, Bank Mandiri berhasil mencatat penyaluran kredit sebesar Rp1,592 triliun secara bank only, tumbuh 17,6% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini diraih tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian, sehingga rasio kredit bermasalah (NPL) tetap terkendali di level 1,00%, dengan tingkat cakupan kerugian mencapai 240,6%. Penyaluran kredit difokuskan pada sektor produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

Pendanaan nasabah juga mengalami peningkatan signifikan, dengan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp1,687 triliun, naik 17,6% secara tahunan. Struktur pendanaan tetap sehat, ditopang tabungan sebesar Rp563 triliun dan giro sebesar Rp623 triliun. Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan yang stabil dan inklusif, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas transaksi digital.

Aplikasi Livin' by Mandiri telah digunakan oleh 42,2 juta pengguna, dengan frekuensi transaksi mencapai 3,32 miliar kali. Sementara itu, Kopra by Mandiri melayani 385,3 ribu pengguna dengan volume transaksi sebanyak 1,05 miliar. Peningkatan aktivitas tersebut turut mendorong pertumbuhan pendapatan berbasis komisi (fee-based income) sebesar 12,9% YoY, terutama dari layanan rutin yang diberikan melalui platform digital.

Dengan kinerja yang terus membaik, laba bersih Bank Mandiri hingga Agustus 2026 mencapai Rp37,5 triliun, tumbuh 22,3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Direktur Finance dan Strategy, Novita Widya Anggraini, menegaskan komitmen perseroan untuk menjaga kualitas intermediasi sekaligus memperkuat kapabilitas digital, agar dapat terus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memberikan layanan yang nyaman serta relevan bagi nasabah.

Ekosistem digital menjadi fondasi utama dalam memperluas akses layanan. Livin' tidak hanya menjadi alat transaksi, tetapi juga menawarkan layanan pengelolaan keuangan, investasi, hingga kebutuhan gaya hidup. Fitur seperti Livin' Call dan Livin' Next-G memperkuat keterlibatan nasabah, khususnya generasi muda dan keluarga. Di sisi bisnis, Kopra dan Livin' Merchant mendukung pelaku usaha dalam mengelola arus kas dan penerimaan pembayaran, sekaligus memberikan akses mudah ke pembiayaan seperti KUM dan KUR.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya