Kris Dayanti Kenang Pesan Terakhir Guruh Soekarnoputra
Penyanyi Kris Dayanti berduka atas wafatnya maestro Guruh Soekarnoputra, mengenang lagu Mahadaya Cinta sebagai warisan abadi dan pesan akhir untuk terus memajukan budaya Indonesia.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 26 September 2026, 15.38 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kris Dayanti menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian maestro seni dan budaya Indonesia, Guruh Soekarnoputra, yang meninggal dunia pada Sabtu (26/9) pada usia 73 tahun. Baginya, almarhum bukan sekadar tokoh penting dalam dunia musik, melainkan sosok yang membawa nilai-nilai mendalam melalui karya dan ajaran hidupnya. Kris Dayanti menegaskan bahwa Guruh meninggalkan jejak yang tak terlupakan, baik dalam karya maupun pengaruhnya terhadap generasi seniman muda.
Salah satu karya yang paling membekas dalam hidupnya adalah lagu Mahadaya Cinta, yang masih menjadi bagian penting dari repertoarnya hingga kini. Ia menyebut lagu tersebut sebagai bentuk penghargaan terbesar atas kearifan dan kedalaman pemikiran Guruh. “Saya masih menyanyikan Mahadaya Cinta karena karya itu membawa pesan universal tentang cinta yang mampu menyatukan, menyembuhkan, dan menjadi kekuatan utama dalam kehidupan,” ungkap Kris Dayanti dalam pernyataan di rumah duka.
Dalam momen terakhir bertemu, Kris Dayanti mengungkapkan bahwa almarhum sempat menitipkan pesan khusus: agar ia terus menjadi penggerak budaya dan seni di tanah air. “Di detik-detik terakhir, beliau masih mengingatkan saya untuk terus mencintai, membangkitkan, dan menyebarkan nilai-nilai kebudayaan Indonesia,” ujarnya. Pesan itu, menurut Kris Dayanti, menjadi arahan utama dalam perjalanan karyanya ke depan.
Ia juga mengenang kehadiran Guruh sebagai sosok yang sangat teliti dan peduli terhadap perkembangan seniman muda. Kris Dayanti menekankan pentingnya meneruskan visi almarhum melalui tindakan nyata, bukan sekadar kenangan. Ia mengungkapkan kehadiran almarhum dalam perawatan di Rumah Sakit Medistra pada 15 September lalu, saat mereka sempat bernyanyi bersama lagu Renjana dan berbagi momen emosional.
Kris Dayanti memilih tidak membeberkan detail medis penyakit almarhum, menyerahkan seluruh informasi kepada keluarga. Namun, ia menegaskan bahwa warisan Guruh akan terus hidup melalui karya-karya abadi dan semangat yang ditanamkan kepada para seniman. “Semoga semua murid dan sesama seniman bisa melanjutkan cita-cita beliau untuk Indonesia yang lebih berbudaya dan berjiwa tinggi,” tutupnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

QRIS Capai 67 Juta Pengguna, Tunai Masih Diperlukan di Daerah Tertinggal
Sebanyak 67 juta orang kini menggunakan QRIS, namun uang tunai tetap menjadi pilihan utama di wilayah terdepan dan terluar yang belum tersentuh infrastruktur digital.
26 September 2026

Penemuan Harta Karun Emas 16 Kg di Sawah Klaten
Petani Klaten menemukan harta karun emas 16 kilogram saat menggali sawah untuk perbaikan irigasi, hasil temuan yang kini menjadi arkeologi terbesar di Indonesia.
26 September 2026

Kekayaan Rp867 Triliun Diserahkan ke Yayasan Tanpa Ahli Waris
Konglomerat Jerman Klaus-Michael Kühne meninggal tanpa keturunan, meninggalkan aset senilai US$49 miliar yang akan dikelola oleh yayasan filantropi yang didirikannya.
26 September 2026

Lebak Bulus Dijadikan Kawasan Park and Ride Skala Besar
MRT Jakarta berencana mengembangkan Lebak Bulus sebagai kawasan park and ride bertaraf besar untuk mengurangi kemacetan di pusat kota.
26 September 2026
Berita Lainnya

Paspor Dibungkus Alumunium, Apakah Benar Cegah Pencurian Data?
Sabtu, 26 September 2026, 17.53 WITA

Makanan Sehat untuk Hamster: Panduan Lengkap dari Pelet hingga Camilan
Sabtu, 26 September 2026, 17.50 WITA

SIM Wajib Diperpanjang Tiap 5 Tahun, Bukan Karena Administrasi
Sabtu, 26 September 2026, 17.48 WITA

Pemutihan Pajak Kendaraan Jateng Berlanjut Hingga Desember 2026
Sabtu, 26 September 2026, 17.47 WITA

Mobil-mobil Legendaris Dihentikan Produksi, Harga Bekasnya Masih Kompetitif
Sabtu, 26 September 2026, 17.47 WITA

Mengisi Baterai Semalaman: Aman atau Berisiko?
Sabtu, 26 September 2026, 17.45 WITA
Penyu Laut Langka Bertelur di Pantai California, Pertama Kali Diamati Secara Alami
Sabtu, 26 September 2026, 17.39 WITA

Australia Bentuk Satgas Tangani Akses AI Ilegal ke Data Kesehatan
Sabtu, 26 September 2026, 17.37 WITA

