Kunjungan Pimpinan Uni Eropa ke Indonesia Tahun Depan Dibuka
Rencana kunjungan pimpinan Uni Eropa ke Indonesia pada akhir Oktober atau awal November 2026 dijadwalkan sebagai bagian dari proses penyelesaian perjanjian ekonomi komprehensif.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 12.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Indonesia telah menyiapkan agenda pertemuan tingkat tinggi dengan pemimpin Uni Eropa pada akhir Oktober atau awal November 2026, sebagai bagian dari proses finalisasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA). Kehadiran komisioner Uni Eropa dan Presiden Uni Eropa di Jakarta akan menjadi langkah strategis dalam menandatangani dan mempercepat proses ratifikasi perjanjian tersebut.
Perjanjian ini, yang telah disepakati pada Juli 2025, merupakan hasil dari negosiasi panjang selama dekade terakhir. Penandatanganan dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen di kantor Uni Eropa di Brussel, Belgia. Keduanya menyatakan bahwa kesepakatan ini akan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi bilateral melalui penguatan akses pasar, peningkatan investasi, serta kolaborasi di bidang teknologi dan keuangan.
Proses hukum perjanjian kini berada pada tahap penyempurnaan dokumen dalam bahasa Inggris untuk diserahkan ke Parlemen Eropa. Setelah persetujuan dari Eropa, Indonesia akan melanjutkan proses ratifikasi sesuai mekanisme hukum nasional. Target pemerintah adalah menyelesaikan seluruh tahapan hingga akhir semester kedua 2026, sehingga IEU-CEPA dapat mulai diberlakukan pada awal 2027.
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kemitraan strategis dengan Uni Eropa, yang dinilai memberikan kontribusi signifikan terhadap stabilitas ekonomi global, inovasi teknologi, dan kerja sama keuangan lintas negara. Ia menilai perjanjian ini bukan hanya menguntungkan Indonesia, tetapi juga memperkuat posisi kedua belah pihak dalam dinamika ekonomi global yang semakin kompleks.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga BBM Subsidi Tetap Stabil hingga Akhir 2026
Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tidak naik hingga akhir tahun 2026, sementara harga nonsubsidi tetap mengikuti fluktuasi pasar global dan ICP.
23 September 2026

Prabowo Janji Pendidikan Negeri Gratis, Dana dari Aset Koruptor
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan pendidikan negeri gratis dari SD hingga perguruan tinggi, dengan sumber dana berasal dari aset hasil penyitaan koruptor.
23 September 2026

Cadangan BBM Nasional Tetap Aman di Angka 18–21 Hari
Pemerintah memastikan cadangan bahan bakar minyak nasional tetap berada pada level aman 18 hingga 21 hari, sementara harga BBM bersubsidi tidak naik hingga akhir 2026.
23 September 2026

Danantara Kaji Dukungan untuk Integrasi LRT Jakarta
Badan Pengatur Investasi Danantara meninjau kemungkinan dukungan terhadap pengembangan LRT Jakarta sebagai bagian dari integrasi sistem transportasi massal nasional.
23 September 2026
Berita Lainnya

Orang yang Suka Kopi Pahit Tanpa Gula Punya Karakter Khas
Rabu, 23 September 2026, 12.17 WITA

Waspada Modus Pemalsuan SIM, Pemohon Wajib Hadir Langsung
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Penjualan Otomotif Melonjak, Menkeu Soroti Resiliensi Ekonomi Nasional
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Waspada Modus Penipuan Pembuatan SIM Tanpa Kehadiran
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Investasi Rp1.306 Triliun untuk PLTS 100 GW Ditetapkan sebagai Prioritas Nasional
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Balpres Ilegal Masih Menyusup Lewat Jalur Rawan
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Indonesia Siap Jadi Pusat Data Berbasis Energi Bersih
Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA

Pemerintah Tanggung Pajak Magang, Uang Saku Lulusan Tetap Penuh
Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA

