Prabowo Janji Pendidikan Negeri Gratis, Dana dari Aset Koruptor
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan pendidikan negeri gratis dari SD hingga perguruan tinggi, dengan sumber dana berasal dari aset hasil penyitaan koruptor.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyatakan bahwa pemerintah akan mewujudkan pendidikan negeri tanpa biaya bagi seluruh masyarakat, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan di JICC akhir pekan lalu, menegaskan bahwa akses pendidikan yang merata menjadi prioritas utama dalam visi pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa pemerintah memiliki kapasitas finansial untuk menjamin layanan pendidikan yang gratis tanpa mengorbankan kualitas.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan sumber pendanaan yang akan digunakan berasal dari uang hasil penyitaan terhadap pelaku korupsi. Ia menegaskan bahwa dana yang sebelumnya dikorupsi dan dicuri dari negara akan dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, khususnya dalam sektor pendidikan. “Uang yang dikorupsi, yang dicuri, yang disalahgunakan, akan kembali ke rakyat melalui program pendidikan gratis,” tegasnya. Pernyataan ini menjadi penekanan utama atas konsep keadilan ekonomi dan pengelolaan aset negara yang lebih transparan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kebijakan ini berakar dari prinsip bahwa setiap anak Indonesia, terlepas dari latar belakang ekonomi atau sosial, berhak mendapatkan pendidikan berkualitas. Ia menekankan bahwa kesempatan belajar yang setara merupakan fondasi utama untuk menciptakan generasi unggul dan berdaya saing tinggi. Selain membebaskan biaya, pemerintah juga akan fokus memperbaiki infrastruktur sekolah yang rusak, memastikan lingkungan belajar aman, nyaman, dan layak bagi siswa.
Upaya perbaikan juga mencakup peningkatan kesejahteraan guru dan tenaga pendidik, sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Teddy menegaskan bahwa investasi dalam sumber daya manusia merupakan langkah strategis dalam membangun masa depan bangsa. “Karena masa depan Indonesia dimulai dari ruang kelas hari ini,” tegasnya, menekankan kembali pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga BBM Subsidi Tetap Stabil hingga Akhir 2026
Pemerintah memastikan harga BBM bersubsidi tidak naik hingga akhir tahun 2026, sementara harga nonsubsidi tetap mengikuti fluktuasi pasar global dan ICP.
23 September 2026

Cadangan BBM Nasional Tetap Aman di Angka 18–21 Hari
Pemerintah memastikan cadangan bahan bakar minyak nasional tetap berada pada level aman 18 hingga 21 hari, sementara harga BBM bersubsidi tidak naik hingga akhir 2026.
23 September 2026

Danantara Kaji Dukungan untuk Integrasi LRT Jakarta
Badan Pengatur Investasi Danantara meninjau kemungkinan dukungan terhadap pengembangan LRT Jakarta sebagai bagian dari integrasi sistem transportasi massal nasional.
23 September 2026

Kunjungan Pimpinan Uni Eropa ke Indonesia Tahun Depan Dibuka
Rencana kunjungan pimpinan Uni Eropa ke Indonesia pada akhir Oktober atau awal November 2026 dijadwalkan sebagai bagian dari proses penyelesaian perjanjian ekonomi komprehensif.
23 September 2026
Berita Lainnya

Orang yang Suka Kopi Pahit Tanpa Gula Punya Karakter Khas
Rabu, 23 September 2026, 12.17 WITA

Waspada Modus Pemalsuan SIM, Pemohon Wajib Hadir Langsung
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Penjualan Otomotif Melonjak, Menkeu Soroti Resiliensi Ekonomi Nasional
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Waspada Modus Penipuan Pembuatan SIM Tanpa Kehadiran
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Investasi Rp1.306 Triliun untuk PLTS 100 GW Ditetapkan sebagai Prioritas Nasional
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Balpres Ilegal Masih Menyusup Lewat Jalur Rawan
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Indonesia Siap Jadi Pusat Data Berbasis Energi Bersih
Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA

Pemerintah Tanggung Pajak Magang, Uang Saku Lulusan Tetap Penuh
Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA

