Minggu, 11 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kura-Kura Jonathan Raih Umur 194 Tahun, Ilmuwan Ungkap Rahasia Kehidupan Abadi

Studi genetik menemukan kura-kura raksasa Jonathan, yang berusia 194 tahun, memiliki stabilitas epigenetik luar biasa yang mendukung umur panjangnya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 11 Oktober 2026, 21.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kura-Kura Jonathan Raih Umur 194 Tahun, Ilmuwan Ungkap Rahasia Kehidupan Abadi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kura-kura raksasa Aldabra bernama Jonathan, yang diperkirakan lahir pada 1832, menjadi hewan darat tertua di dunia dengan usia mencapai 194 tahun. Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal *Science Advances* mengungkap bahwa keberlangsungan hidupnya selama hampir dua abad tidak hanya didukung oleh genetika unik, tetapi juga oleh kemampuan tubuhnya menjaga stabilitas epigenetik seiring bertambahnya usia.

Para ilmuwan mengidentifikasi 287 varian gen khusus yang berperan dalam memperbaiki kerusakan DNA, mengurangi peradangan, mengatur metabolisme insulin, serta mencegah pertumbuhan sel kanker. Fungsi-fungsi ini tetap terjaga dengan stabil sepanjang hidup Jonathan, seolah-olah proses penuaan yang biasanya merusak sel tubuh tidak berlaku padanya.

Temuan ini didasarkan pada analisis epigenom—mekanisme yang mengatur aktivitas gen—dari Jonathan dibandingkan dengan kura-kura raksasa lain yang lebih muda. Hasilnya menunjukkan bahwa pengaturan gen terkait perbaikan DNA dan produksi energi pada Jonathan sangat mirip dengan kerabatnya yang lebih muda, meski usia jauh lebih tua. Hal ini menunjukkan bahwa proses penuaan yang umum terjadi pada organisme lain tidak berlaku secara serupa pada spesies ini.

Para peneliti dari organisasi riset Kallel menyatakan bahwa studi ini membuka jalan baru dalam memahami mekanisme penuaan. Mereka menekankan bahwa Jonathan bukan sekadar objek penelitian, melainkan mitra ilmiah yang memberi wawasan berharga. Dengan memahami gen dan epigenetik yang memungkinkan umur panjang ekstrem, mereka berharap dapat mengembangkan terapi yang terjangkau untuk memperlambat penuaan manusia.

Tujuan utama penelitian ini adalah menerjemahkan temuan evolusioner dari kura-kura raksasa menjadi solusi medis nyata. Sebab, penuaan merupakan faktor risiko utama bagi berbagai penyakit kronis. Dengan dukungan filantropi, tim berupaya memperluas akses masyarakat terhadap inovasi yang dapat memperpanjang usia sehat secara global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya