Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Laba Summit Oto Finance Melonjak 207% Jelang Penggabungan Usaha

PT Summit Oto Finance mencatat laba bersih Rp300,46 miliar pada semester I-2026, naik signifikan 206,81% dibanding periode sama tahun sebelumnya, sebelum resmi menggabungkan usaha dengan OTO.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Laba Summit Oto Finance Melonjak 207% Jelang Penggabungan Usaha
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan pembiayaan PT Summit Oto Finance (SOF) menunjukkan kinerja keuangan luar biasa pada semester pertama tahun 2026, dengan laba bersih mencapai Rp300,46 miliar, meningkat drastis dari Rp97,93 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi catatan penting menjelang proses penggabungan usaha (merger) dengan PT Oto Multiartha (OTO), yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 1 September 2026 dan telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pertumbuhan kinerja SOF didukung oleh perluasan aset yang mencapai Rp19,28 triliun pada pertengahan tahun, naik 16,28% dibandingkan akhir 2025. Peningkatan ini juga tercermin dari kenaikan ekuitas sebesar 14,67% menjadi Rp3,83 triliun, serta peningkatan liabilitas sebesar 16,69% dari Rp13,24 triliun menjadi Rp15,45 triliun, mencerminkan ekspansi operasional yang terkendali.

Kualitas portofolio juga mengalami perbaikan signifikan, ditunjukkan oleh penurunan rasio Non Performing Financing (NPF) dari 0,52% pada akhir 2025 menjadi 0,27% pada semester I-2026. Peningkatan ini menunjukkan efisiensi dalam manajemen risiko dan kualitas pembiayaan yang semakin solid. Perusahaan menegaskan bahwa hasil positif ini menjadi dasar kuat bagi ekspektasi sinergi operasional dan keuangan setelah merger.

Dalam proses penggabungan, SOF menjadi entitas penerima merger, sementara OTO resmi melebur, dengan seluruh hak dan kewajiban OTO dialihkan sepenuhnya kepada SOF. Sebagai bagian dari kesepakatan, SOF menerbitkan 9.934 saham baru senilai Rp9,934 miliar yang seluruhnya dikuasai oleh PT Sinar Mas Multiartha (SMMA), guna memenuhi batas kepemilikan asing maksimal 85% sesuai Peraturan OJK No. 47/2020.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya