Laba Summit Oto Finance Melonjak 207% Jelang Penggabungan Usaha
PT Summit Oto Finance mencatat laba bersih Rp300,46 miliar pada semester I-2026, naik signifikan 206,81% dibanding periode sama tahun sebelumnya, sebelum resmi menggabungkan usaha dengan OTO.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 21.26 WITA·👁 7 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan pembiayaan PT Summit Oto Finance (SOF) menunjukkan kinerja keuangan luar biasa pada semester pertama tahun 2026, dengan laba bersih mencapai Rp300,46 miliar, meningkat drastis dari Rp97,93 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini menjadi catatan penting menjelang proses penggabungan usaha (merger) dengan PT Oto Multiartha (OTO), yang telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 1 September 2026 dan telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pertumbuhan kinerja SOF didukung oleh perluasan aset yang mencapai Rp19,28 triliun pada pertengahan tahun, naik 16,28% dibandingkan akhir 2025. Peningkatan ini juga tercermin dari kenaikan ekuitas sebesar 14,67% menjadi Rp3,83 triliun, serta peningkatan liabilitas sebesar 16,69% dari Rp13,24 triliun menjadi Rp15,45 triliun, mencerminkan ekspansi operasional yang terkendali.
Kualitas portofolio juga mengalami perbaikan signifikan, ditunjukkan oleh penurunan rasio Non Performing Financing (NPF) dari 0,52% pada akhir 2025 menjadi 0,27% pada semester I-2026. Peningkatan ini menunjukkan efisiensi dalam manajemen risiko dan kualitas pembiayaan yang semakin solid. Perusahaan menegaskan bahwa hasil positif ini menjadi dasar kuat bagi ekspektasi sinergi operasional dan keuangan setelah merger.
Dalam proses penggabungan, SOF menjadi entitas penerima merger, sementara OTO resmi melebur, dengan seluruh hak dan kewajiban OTO dialihkan sepenuhnya kepada SOF. Sebagai bagian dari kesepakatan, SOF menerbitkan 9.934 saham baru senilai Rp9,934 miliar yang seluruhnya dikuasai oleh PT Sinar Mas Multiartha (SMMA), guna memenuhi batas kepemilikan asing maksimal 85% sesuai Peraturan OJK No. 47/2020.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

