Labfor Polri Periksa Sampel Makanan Usai 566 Santri Keracunan di Sidoarjo
Tim Labfor Polri memeriksa sampel makanan dari program Makan Bergizi Gratis yang diduga menyebabkan keracunan massal pada 566 santri dan pelajar di Sidoarjo.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 18.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri telah turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab kejadian keracunan massal di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini dilakukan menyusul laporan adanya ratusan santri dan pelajar yang mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 1 September 2026. Pemeriksaan dilakukan untuk menentukan secara ilmiah kemungkinan adanya kontaminasi atau zat berbahaya dalam makanan tersebut.
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Jules Abraham Abast, membenarkan kehadiran tim Labfor dalam proses penyelidikan. Menurutnya, pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya mendalami penyebab kejadian tersebut secara ilmiah dan objektif. Labfor akan menganalisis komposisi makanan yang dikonsumsi oleh para korban untuk mengetahui apakah terdapat bakteri patogen, racun, atau bahan kimia yang menyebabkan keracunan.
Sebanyak 566 individu dari 19 lembaga pendidikan di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, tercatat mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan tersebut. Dari jumlah tersebut, masih terdapat 88 korban yang menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Tim medis terus memantau kondisi kesehatan korban, sementara pihak kepolisian memastikan proses penyelidikan berjalan secara sistematis dan transparan.
Hasil pemeriksaan Labfor masih menunggu, dan pihak kepolisian setempat akan merilis perkembangan lebih lanjut setelah laporan resmi diterima. Penyelidikan ini juga mencakup aspek pengelolaan logistik, proses distribusi makanan, serta kelayakan sanitasi dari tempat produksi. Tujuan utamanya adalah memastikan tidak terulangnya kejadian serupa dan menjamin keamanan pangan dalam program sosial pemerintah daerah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Ribuan warga Albania menggelar demonstrasi besar di Tirana, menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Edi Rama menyusul lonjakan biaya hidup dan dugaan korupsi yang meresahkan.
25 Oktober 2026

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Polisi telah menetapkan 243 individu dan 14 korporasi sebagai tersangka kebakaran hutan dan lahan yang melanda berbagai wilayah di Indonesia.
25 Oktober 2026

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Polres Mesuji menggagalkan peredaran narkoba dengan menyita ratusan pil ekstasi, sabu, senjata api rakitan, dan uang hasil transaksi dari tiga tersangka di tiga lokasi berbeda.
25 Oktober 2026

1.000 Orang Ditangkap Usai Unjuk Rasa Ricuh di Prancis
Kerusuhan setelah unjuk rasa massal di Prancis menewaskan ratusan orang ditangkap, menyusul aksi penjarahan dan bentrokan dengan polisi di sejumlah kota.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penjualan Hyundai dan Kia di China Meleset di Bawah 10.000 Unit
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Pemprov Kaltim Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Shin Tae-yong Dorong Sistem Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

