Lampu Check Engine Menyala? Ini Penyebab dan Langkah Tepat
Lampu check engine menyala bukan selalu tanda kerusakan parah; bisa muncul akibat tutup tangki longgar, busi aus, atau gangguan sistem lain yang perlu ditangani sesuai kondisi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.05 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Lampu indikator mesin yang tiba-tiba menyala di dashboard mobil sering memicu kekhawatiran pengendara. Namun, keberadaan lampu kuning atau oranye tersebut bukan selalu menandakan masalah serius. Sebagai bagian dari sistem diagnosis kendaraan modern, lampu ini berfungsi sebagai peringatan bahwa komputer mobil mendeteksi ketidaknormalan dalam operasional mesin atau sistem pendukung seperti emisi dan throttle.
Pemahaman awal penting: lampu yang menyala sesaat saat kunci kontak dinyalakan lalu padam setelah mesin menyala merupakan proses normal pemeriksaan sistem. Jika indikator tetap menyala setelah mesin berjalan, itu menunjukkan adanya gangguan yang perlu ditelusuri. Penyebabnya bisa bervariasi, mulai dari tutup tangki bahan bakar yang tidak rapat hingga masalah pada busi atau sistem pembakaran.
Salah satu penyebab paling umum yang sering diabaikan adalah tutup tangki yang longgar. Setelah dikencangkan dengan benar, lampu bisa mati kembali setelah beberapa perjalanan. Di sisi lain, jika lampu menyala bersama gejala seperti mesin bergetar, tenaga berkurang, atau kendaraan tidak responsif, kemungkinan besar terjadi misfire atau gangguan pembakaran. Dalam kondisi ini, sebaiknya tidak memaksakan penggunaan kendaraan hingga ke bengkel.
Kondisi paling mengkhawatirkan adalah lampu yang berkedip, terutama jika disertai penurunan performa atau getaran hebat. Ini bisa mengindikasikan kerusakan serius pada sistem pembakaran yang berpotensi merusak komponen lain seperti catalytic converter. Jika lampu peringatan merah seperti tekanan oli atau suhu mesin ikut menyala, pengendara harus segera menepi di tempat aman dan menghentikan penggunaan kendaraan.
Menghapus kode kesalahan tanpa mengetahui akar masalah bukan solusi. Pemeriksaan dengan alat diagnostik profesional diperlukan untuk mengidentifikasi penyebab pasti. Tujuan utama adalah mencegah kerusakan lebih parah dan menjaga keselamatan berkendara. Dengan penanganan tepat, lampu check engine bisa menjadi alat bantu penting dalam perawatan preventif kendaraan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Toyota Veloz Hybrid menduduki posisi teratas penjualan hybrid nasional pada September 2026, mengungguli Innova Zenix Hybrid dengan selisih 182 unit berdasarkan data wholesales Gaikindo.
24 Oktober 2026

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.
24 Oktober 2026

LCGC Mulai Tergerus, Industri Tawarkan Solusi Hybrid
Penjualan mobil murah ramah lingkungan menurun seiring dominasi mobil listrik, namun industri berharap pasar tetap tumbuh dengan alternatif hybrid yang terjangkau.
24 Oktober 2026

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Menteri Perindustrian soroti potensi kendaraan Range Extended Electric Vehicle yang mampu menempuh 65 km per liter BBM dan menjangkau 1.600 km dengan pengisian penuh.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.06 WITA

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.06 WITA

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

Sepeda Listrik Diskon 50% di Transmart, Mulai Rp3,68 Juta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

BYAN Buka Suara Soal Transaksi Saham ke Jhonlin Baratama
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

BRI Perkuat Nilai Saham Lewat Buyback Rp1 Triliun
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Wall Street Picu Pelemahan Bursa Asia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

IHSG Melonjak, Saham BBRI dan AMMN Pimpin Penguatan Pasar
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

