LG Hentikan Produksi Baterai Mobil Listrik di AS, Fokus ke Penyimpanan Energi
LG Energy Solution mulai alihkan produksi dari baterai mobil listrik ke sistem penyimpanan energi di Amerika Utara akibat lonjakan permintaan dari pusat data AI.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 00.34 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan baterai asal Korea Selatan, LG Energy Solution, secara bertahap menghentikan produksi sel baterai untuk kendaraan listrik di fasilitasnya di kawasan Amerika Utara. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap pergeseran tren pasar yang menunjukkan pertumbuhan pesat pada sektor penyimpanan energi stasioner, terutama didorong oleh ekspansi infrastruktur pusat data berbasis kecerdasan buatan. Dalam pernyataan resmi, Robert Lee, Presiden LG Energy Amerika Utara, menegaskan bahwa alih produksi ini merupakan keputusan strategis untuk menyesuaikan kapasitas pabrik dengan permintaan nyata di pasar.
Dari delapan pabrik yang dimiliki di wilayah tersebut, lima di antaranya dijadwalkan beroperasi penuh untuk produksi baterai sistem penyimpanan energi (ESS) paling lambat akhir tahun ini. Salah satu fasilitas utama yang telah menyesuaikan arah produksi berlokasi di Lansing, Michigan, yang sebelumnya memasok sel baterai untuk Tesla dan Toyota. Meski tetap memproduksi baterai untuk kendaraan listrik, fokus utama kini beralih ke kebutuhan energi skala besar yang kian mendesak.
Untuk menyesuaikan produksi, LG Energy mengadopsi formula kimia lithium iron phosphate (LFP), yang sebelumnya tidak menjadi fokus utama perusahaan. Meskipun baterai LFP memiliki kapasitas energi lebih rendah dibandingkan baterai nikel yang biasa diproduksi, keunggulan keamanan dan daya tahan jangka panjang membuatnya sangat cocok untuk aplikasi penyimpanan energi. Perubahan ini menandai transformasi besar dalam strategi produksi, di tengah ketidaksesuaian antara investasi besar dan realisasi pasar kendaraan listrik yang belum mencapai proyeksi awal.
Berdasarkan estimasi konsultan Benchmark Mineral Intelligence, permintaan baterai stasioner di Amerika Utara mencapai 76 gigawatt-jam pada tahun ini, dan diperkirakan tumbuh hingga 125 gigawatt-jam dalam lima tahun ke depan. Meski pertumbuhan ini pesat, angka tersebut masih belum cukup untuk menyerap seluruh kapasitas produksi yang telah dibangun untuk mobil listrik. Namun, LG Energy tetap melestarikan produksi baterai berbasis nikel melalui pabrik bersama dengan General Motors di Ohio, yang baru saja kembali beroperasi setelah henti selama tujuh bulan.
Robert Lee menegaskan keyakinan bahwa kendaraan listrik tetap akan menjadi dominan di masa depan. “Kendaraan listrik akan kembali bangkit dan pada akhirnya akan mendominasi mayoritas kendaraan di Amerika Serikat. Ini semua benar-benar hanya soal waktu,” ujarnya, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap transformasi energi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Acara puncak Honda Bikers Day 2026 digelar di Ambarawa dengan tema Legacy of Spirit, menegaskan komitmen mempererat persaudaraan dan berdampak positif pada ekonomi lokal.
24 Oktober 2026

Honda ADV160 Uji Ketangguhan di Jalur Menantang
Dua puluh jurnalis menguji performa New Honda ADV160 dalam perjalanan 151 kilometer dari Semarang ke Ambarawa melalui berbagai kondisi jalan.
24 Oktober 2026

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid di Indonesia
Toyota Veloz Hybrid menduduki posisi teratas penjualan hybrid nasional pada September 2026, mengungguli Innova Zenix Hybrid dengan selisih 182 unit berdasarkan data wholesales Gaikindo.
24 Oktober 2026

BYD Atto 1 Kuasai Pasar Mobil Listrik September 2026
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan distribusi 4.840 unit sepanjang September 2026, unggul jauh dari pesaing lainnya.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

