Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lift dan Eskalator di Semua Halte Transjakarta Dimatikan Akibat Abu Vulkanik

Transjakarta menonaktifkan seluruh lift dan eskalator di semua halte sebagai langkah antisipasi terhadap abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang mengguyur Jakarta.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Lift dan Eskalator di Semua Halte Transjakarta Dimatikan Akibat Abu Vulkanik
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebagai respons terhadap sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, PT Transjakarta secara tegas mematikan seluruh fasilitas lift dan eskalator di semua halte operasional. Keputusan ini diambil sebagai langkah mitigasi untuk melindungi sistem mekanis dan elektronik dari kerusakan akibat paparan abu yang berpotensi merusak komponen sensitif. Tindakan tersebut berlaku sejak Minggu (6/9) dan diberlakukan secara menyeluruh tanpa pengecualian.

Transjakarta menegaskan bahwa layanan operasional kendaraan dan rute tetap berjalan normal. Untuk memastikan aksesibilitas, petugas telah disiagakan di area tangga untuk membantu penumpang berkebutuhan khusus dan kelompok rentan. Mereka diberikan pendampingan langsung guna memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman meskipun fasilitas elektrik tidak beroperasi.

Perusahaan juga mengimbau seluruh pengguna transportasi umum untuk tetap menggunakan masker saat berada di dalam dan sekitar halte, serta menjaga kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan kualitas udara yang memburuk. Informasi terkini akan terus diperbarui melalui saluran resmi Transjakarta, termasuk media sosial dan aplikasi digital.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen terhadap keselamatan dan kenyamanan pelanggan. Reaktivasi lift dan eskalator akan dilakukan secara bertahap setelah proses pembersihan menyeluruh selesai, serta dilakukan uji kelayakan bersama tim teknis. Tujuan utamanya adalah memastikan sistem kembali berfungsi optimal tanpa risiko kerusakan atau gangguan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya